BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban terinfeksi Covid-19 di Kalsel akhirnya tembus 50 ribu kasus. Tepatnya 50. 613 setelah sepanjang Rabu (4/8) ada tambahan baru sebanyak 733 warga. Namun dari total itu, 9.646 pasien masih dalam perawatan.
Mengutip data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 140 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 39.521 orang.
Dilaporkan terdapat 15 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarbaru: 7, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Tapin: masing-masing 2, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Selatan (HSS)dan Barito Kuala: masing-masing 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.446 orang.
Berikut sebaran ke-733 kasus baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarmasin: 189, Tanah Bumbu 136, Tanah Laut 128, Banjarbaru 83, Barito Kuala: 54, Tapin: 43, Kabupaten Banjar: 26, Kotabaru: 23, HSS: 18, HSU dan Balangan masing-masing 11, Tabalong 8, Hulu Sungai Tengah (HST): 3 orang.
Sedang sebaran ke-140 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, HST dan Tanah Bumbu nihil): Barito Kuala: 41, Tabalong: 23, Tanah Laut, Kotabaru dan HSS: masing-masing 17, HSU: 10, Tapin: 8, Balangan: 7 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 78,08 persen, dirawat 19,06 persen dan meninggal 2,86 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)