JAKARTA, banuapost.co.id– Dari 248.556 spesimen corona yang diperiksa sepanjang Jumat (6/8), didapat 39.532 warga terinfeksi. Dengan tambahan sejumlah itu, Covid-19 di Indonesia totalnya menjadi 3.607.863 kasus. 507.129 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini kesembuhan bertambah 48.832 pasien. Sehingga secara keseluruhan sejak pandemi awal Maret tahun lalu, menjadi 2.996.478 orang.
Sementara yang meninggal dunia di hari yang sama ini, dilaporkan ada 1.881 pasien. Sehingga totalnya pun jadi 104.256 kasus. Sedang suspek atau diduga terkait Covid-19, pemerintah masih memantau terhadap 196.829 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Kamis (5/8), tercatat total 3.568.331 kasus positif virus corona. 2.947.646 pasien di antaranya sembuh, dan 102.375 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 39.532 kasus baru yang dilaporkan 34 provinsi: Jawa Barat: 4.580, Jawa Timur: 4.490, Nusa Tenggara Timur: 3.598, Jawa Tengah: 3.022, Riau: 2.205, DKI Jakarta: 2.185, Sumatera Utara: 2.045, Kalimantan Timur: 1.815, Di Yogyakarta: 1.639 kasus.
Kemudian: Sulawesi Tengah: 1.566, Bali: 1.239, Sulawesi Selatan: 1.166, Banten: 1.003, Sumatera Barat: 925, Kalimantan Selatan: 906, Sumatera Selatan: 897, Bangka Belitung: 862, Lampung: 696, Sulawesi Utara: 621, Kepulauan Riau: 512, Kalimantan Utara: 509 kasus.
Disusul: Kalimantan Barat: 423, Bengkulu: 402, Aceh: 383, Jambi: 369, Kalimantan Tengah: 286, Papua: 212, Nusa Tenggara Barat: 202, Sulawesi Tenggara: 201, Maluku Utara: 189, Gorontalo: 157, Sulawesi Barat: 143, Papua Barat: 71, Maluku: 13 kasus.

Dengan terus jatuhnya korban akibat paparan Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban, hingga meninggal dunia. (yb/ilust: ist)