PELAIHARI, banuapost.co.id– Warga Tanah Laut antusias ikuti vaksinasi massal yang dilakukan Dinkes setempat, Senin (6/9). Vaksin yang disuntikan dalam rangka menekan pandemi Covid-19 tersebut merk moderna.
Wakil Ketua DPRD Tala, H Atmari yang ikut dalam program vaksinasi, mengaku sangat senang melihat antusiasme warga.
“Mereka sepertinya sudah menyadari pentingnya vaksin. Karena vaksin bermanfaat untuk melindungi diri sendiri dan orang di sekeliling kita,” kata H Atmari yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Tala itu.
“Walaupun lamban, poin pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. Apalagi waktu di skrining yang bersangkutan tidak ada keluhan,” tambahnya.
Sementara Raji, warga Kecamatan Takisung, sempat semput setelah disuntik vaksin.Meski demikian, dia kembali buigar setelah ditangani tim medis.
Sebelumnya saat menunggu antrian, Raji dalam kondisi normal. Bahkan sampai menjalani skrining pun, terlihat santai. Namun saat duduk di bangku vaksinasi, wajahnya terlihat pucat dan merasa lemah setelah disuntik vaksin.
Karena kondisinya lemah, ia dipapah petugas yang menyuntiknya ke tempat perawatan. Setelah sekitar 30 menit, Raji sudah terlihat dapat berkomunikasi dengan tim medis dan sudah dapat duduk seperti biasa.
Raji mengaku gugup saat duduk di kursi vaksin dan jantungnya berdegup kencang, hingga tidak dapat berdiri sendiri setelah divaksin.
“Saya pada awalnya seperti grogi disusul dengan jantung yang berdetak dengan cepat. Setelah itu saya merasa lemah,” katanya.
Kejadian seperti ini, menurut Raji, pernah dialami beberapa tahun lalu saat mendonorkan darahnya. Jadi tidak menyangka terjadi lagi saat ikut vaksinasi.
“Beberapa tahun lalu saat saya inngin mendonorkan darah yang kelima kalinya, juga terjadi seperti ini,” tandasnya.
Sedang menurut dr Irwan Setiyawan, salah satu tim medis pada program vaksinasi ini, apa yang dialami Raji bukan efek dari vaksin Moderna yang digunakan saat ini.
“Itu karena yang bersangkutan shock atau grogi,” katanya. (zkl/foto: ist)