PELAIHARI, banuapost.co.id– Ahmad Rafani, warga RT 4 Desa Padang Luas, Kecamatan Kurau, Tanah Laut, ditemukan tak bernyawa di lokasi memancing, Jumat (1/10). Guru olahraga di Desa Srikandi itu, tewas dengan luka di wajah dan bagian belakang kepala.
Sementara pelakunya, MY, tetangga korban, diamankan petugas Polsek Kurau tidak jauh dari lokasi kejadian bersama barang bukti berupa gergaji dan palu.
Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sudah janjian dengan rekannya, H Huzaini, memancing di Rai 2 yang masuk wilayah RT 4.
Korban berangkat sebelum Salat Maghrib dan rencananya akan bergabung dengan H Huzaini yang berangkat seusai Salat Maghrib.
H Huzain tiba di lokasi yang dijanjikan, tetapi hanya mendapati kendaraan korban. Sementara korban, tertelentang di dalam air.
“Saya tiba di lokasi sekitar pukul 19:30 Wita, korban saat ditemukan tertelentang di air,” kata Huzaini.
Saksi kemudian mengangkat tubuh lelaki yang biasa dipanggil Mamat oleh teman-temannya itu ke tanah sebelum bergegas mencari bantuan.
“Saya bergegas keluar dari lokasi memberitahukan warga,” imbuhnya.
Tersangkanya sendiri setelah sempat mengamuk dan mencederai 2 warga lainya, berhasil diamankan warga yang mendatangi lokasi kejadian.
“Tersangka diamankan warga dekat pemukiman, sebelum diserahkan ke polisi,” ujar Huzaini.
Polisi masih mendalami apa motif pelaku sampai menganiaya korbannya hingga tewas, berikut menyita barang bukti berupa palu dan gergaji. (zkl/foto: ist)