SUKSES mengalahkan Kroasia 3-0 pada babak semifinal Piala Dunia 2022 Qatar, Rabu (14/12) dini hari, mengantarkan Lionel Messi menggapai babak final keduanya, sekaligus final kelima tim Nasional Argentina sepanjang sejarah Piala Dunia.
Bagi Messi Piala Dunia 2022 merupakan penampilan ke-5 diajang yang pertama kali diikutinya sejak 2006 itu. Dalam rentang waktu hingga 2022 itu, tiga kali Argentina dan Messi disingkirkan Jerman, salah satunya di final Piala Dunia 2014 di Stadion Maracana, Rio de Jenairo Brasil, 13 Juli 2014. Argentina ketika itu dikandaskan Jerman 0-1 melalui gol tunggal Mario Gotze.
Berikut perjalanan Messi di kancah Piala Dunia; Piala Dunia 2006 Jerman
Pemain berjuluk La Pulga itu memulai debutnya di ajang piala dunia saat masih berusia 18 tahun. Saat itu, pemain kelahiran Rosario, Argentina 24 Juni 1987, masih menggunakan nomor punggung 19, sama dengan nomor yang digunakannya bersama klub Barcelona Spanyol. Nomor 10 saat itu masih dipercayakan pada Juan Riquelme.
Pada pertandingan pertama saat Argentina menang 2-1 lawan Pantai Gading, Messi belum dimainkan oleh pelatih Argentina Jose Pakerman.
Pertandingan kedua melawan Serbia, pemain dengan tinggi badan 170 sentimeter itu masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-75. Dua menit masuk lapangan, La Pulga memberikan assist untuk Hernan Crespo dan ia kemudian mencetak gol pada menit ke-88 untuk melengkapi kemenangan 6-0 atas Serbia.
Argentina yang ketika itu berada di Grup C, berhasil tampil sebagai juara grup bersama Belanda yang pada pertandingan terakhir grup bermain imbang 0-0.
Babak 16 Besar Argentina bertemu dengan tuan rumah Jerman dan kalah 4-2 melalui adu penalti setelah keduanya bermain imbang 1-1. Kekalahan ini sangat menyakitkan bagi Messi, karena ia tidak diturunkan pelatih Jose Pakerman.
Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, nama Messi sudah semakin meroket di kancah sepakbola Eropa. Beberapa PIala sudah diraihnya bersama Barcelona. Pada Piala Dunia 2010 ini Messi sudah berusia 22 tahun dan dipercaya menggunakan nomor punggung 10, istimewa lagi saat itu Messi dilatih langsung idolanya, Diego Armando Maradona.
Pada perhelatan PD 2010 ini, Argentina melewati fase grup dengan mulus. Pertandingan pertama menang 1-0 atas Nigeria melalui gol Gabriel Heinze. Pertandingan kedua mengalahkan Korsel 4-1 melalui hattrick Gonzalo Higuain dan gol bunuh diri pemain Korsel. Pada fase Grup A terakhir, Argentina mengalahkan Yunani 2-0 melalui gol Martin Demichelis dan Martin Palermo.
Sebagai juara Grup A, di babak 16 besar Argentina bertemu dengan Meksiko dan menang 3-1 melalui 2 gol Carlos Tevez dan 1 gol Gonzalo Higuain.
Di babak delapan besar, Argentina kembali bertemu dengan Jerman, Messi dan kawan-kawan kembali harus mengakui keunggulan Jerman yang diperkuat Thomas Mueler dan Miroslav Klose. Argentina kalah 0-4.
Piala Dunia 2014:
Lionel Messi sudah menjadi megabintang sepakbola dunia. Dia meraih banyak sukses di Barcelona. Messi bahkan sudah punya empat gelar Ballon d’Or. Messi pun diharapkan bisa memberikan trofi pertama untuk Argentina.
Argentina tampil sangat konsisten sejak fase grup. Pada babak 16 Besar, Argentina menang 1-0 atas Swiss. Lalu, Messi mampu melewati ‘kutukan’ babak 8 Besar dengan mengalahkan Belgia lewat gol tunggal Gonzalo Higuain.
Pada babal semifinal, Argentina menang adu penalti lawan Belanda. Namun lagi-lagi Jerman memberikan rasa getir bagi Messi. Argentina kalah 1-0 dari Jerman pada laga final. Argentina kalah dari gol Mario Gotze pada menit ke-113.
Piala Dunia 2018
Sebagai pemain sepakbola, Messi berada pada usia yang matang. Setelah gagal di final 2014, kini harapan untuk juara cukup besar. Argentina yang dilatih Jorge Sampaoli menjadi salah satu unggulan di Piala Dunia 2018.
Argentina kalah 3-0 dari Kroasia pada fase grup, tetapi tetap lolos ke 16 Besar dengan status runner-up. Posisi itu tak cukup menguntungkan karena Argentina harus berjumpa Prancis.
Argentina sempat unggul 2-1 pada awal babak kedua. Namun, Prancis mampu menumbangkan Argentina dengan skor 4-3. Prancis kemudian menjadi juara dan Messi sempat pensiun sementara. “Bagi saya, Timnas Argentina sudah berakhir. Saya sudah lakukan segalanya,” katanya.
Usai Piala Dunia 2018 Messi sempat menyatakan mundur dari tim nasional. Namun pada 2021, ia kembali membawa bendera Albiceleste dan berjaya menjuarai Piala America 2021 setelah mengalahkan Brasil 1-0.
Sukses Piala Amerika itulah yang saat ini menyemangati Messi dan kawan-kawan untuk meraih hasil terbaik di Piala Dunia 2022. Kini Messi tingga menunggu siapa lawan mereka di babak Final antara Perancis dan Maroko yang bertanding Kamis pukul 03:00 Wita.
Mampukah Messi mewujudkan impiannya mengangkat trofi Piala Dunia, kita tunggu bersama……(z-yunus/berbagai sumber)