BANJARMASIN, banuapost.co.id– Dewan Kepengurusan Pimpinan Kabupaten/Kota Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Indonesia se-Kalimantan Selatan 2023 – 2027 dikukuhkan di Mahligai Pancasila, Kamis (27/7).
Kegiatan tersebut disaksikan Forkopimda Kalsel dan Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerdayak Indonesia, Yansen A Binti.
Pengukuhan dilakukan Ketua Umum Gerdayak Kalsel, H Achmad Murjani, terhadap 31 Dewan Pimpinan Gerdayak Kabupaten/Kota, sekaligus menindaklanjuti amanat yang diberikan setelah dilantik Mei lalu.
Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, dalam sambutannya memberikan apresiasi dengan pelantikan kepengurusan Gerdayak Indonesia di Bumi Lambung Mangkurat, terlebih lagi dirinya belum lama ini didaulat sebagai Presiden bubuhan Banjar se dunia.
“Memang kita didaulat sebagai presiden bubuhan Banjar sedunia, dibeberapa daerah terdapat orang Banjar dan itu biasanya juga ada saudara dari Dayak karena memang kita semua bersaudara,” ucap Paman Birin, sapaan familiarnya.
Sementara, Ketua Umum Dewan Pimpinan Gerdayak Kalsel, H Achmad Murjani, mengucapkan bangga dan terima kasih atas kehadiran gubernur yang juga didampingi isteri.
“Ini membuktikan bapak gubernur adalah seoarang pemimpin yang sangat mencintai warganya, khususnya warga Dayak yang ada di Kalimantan Selatan. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” tandas cucu Pahlawan Nasional, KH Idham KHalid ini.
Ucapan terima kasih juga disampaikan H Achmad Murjani dengan kehadiran Ketua DPN Gerdayak Indonesia, Yansen A Binti beserta rombongan dari Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Sesuai AD/ART, Gerdayak Indonesia resmi terbentuk pada 2005 di Kalimantan Tengah dan secara nasional resmi terbentuk 2010, sementara untuk Kalimantan Selatan baru terbentuk secara definitif dalam bentuk dewan pimpinan Provinsi 2023.
“Jadi posisi saat ini, sebagai pioner yang sangat memerlukan bimbingan, pembinaan dan bantuan dari semua pihak agar Gerdayak di Kalimantan Selatan bisa lebih maju dan mampu berkontribusi secara nyata dalam pembangunan di Banua tercinta ini,” kata mantan Ketua Umum Pemuda Pancasila itu. (oie/foto: ist)