BANJARMASIN– Setelah Makassar, Medan, Palembang, Semarang dan Surabaya, kini tiba saatnya KDI menyambangi Banjarmasin. Selama dua hari, Sabtu (7/6) dan Minggu (8/6), ajang pencarian bakat penyanyi dangdut ini, menggelar audisi di Siring Menara Pandang.
Banjarmasin, terpilih sebagai satu dari delapan kota yang menggelar audisi KDI 2018, untuk pertama kali setelah lama vakum sejak 2014 lalu. Di ibukota Provinsi Kalsel ini, audisi ditargetkan bakal diikuti seribu peserta per hari.
Menurut Eksekutif Produser KDI 2018, Gerryndra Danurwendo, kepada wartawan Jumat (6/6), kalau lebih dari seribu per hari, lebih baik lagi.karena pesertanya memang tidak dibatasi.
“Kalau berdasarkan penilain juri mereka layak mendapat tiket calon bintang ke babak selanjutnya, maka berapa pun banyaknya, ya mereka itulah yang dibawa ke Jakarta untuk seleksi berikutnya,” ujar Gery.
Untuk audisi di Banjarmasin, lanjut Gery, akan ada sejumlah artis yang menjadi juri. Seperti Selfi Nafillah, Fakhrul Razi, Isma dan Adi, serta artis Iis Dahlia.
Salah satu juri yang juga alumni program MNC TV ini, Isma KDI angkatan ke empat 2017 memberi kiat-kita bagi peserta audisi. Pertama harus percaya diri. Keduanya, tunjukan secara maksimal kemampuan diri. Ketiga totalitas.
“Saat audisi harus percaya diri. Kalau terlihat gugup, nanti akan mempengaruhi penilian juri,” kata Isma.
Setelah audisi di delapan kota besar, kontestan kembali disaring dan bertemu di Jakarta dalam Gerbang KDI. Selanjutnya diseleksi lagi menjadi 20 peserta terbaik menuju Kontes KDI. Mereka kemudian dikarantina dan mengikuti berbagai pelatihan. Seperti teknik olah vocal, koreografi, personalitas dan tata busana.
Seluruh kontestan, nantinya diseleksi setiap minggunya dan tampil di hadapan dan dinilai ara juri serta oleh masyarakat Indonesia melalui SMS untuk menjadi juara KDI 2018. (emy/foto: deny yunus)