PALANGKA RAYA– Begal motor diamankan Unit Resmob Polres Palangka Raya, Sabtu (15.9) pagi. Satu pelakunya, dihadiahi pelor.
Menurut Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul R Siregar, diungkapnya kasus kejahatan ranmor ini berawal laporan korban yang diterima medio Agustus lalu.
“Awalnya dari laporan korban dengan TKP Jl Letkol CHR Binti. Sejak itulah pengusutan dilakukan,” jelas kapolres.
Bahkan dari pengusutan dan laporan yang diterima, dugaan sementara para pelaku ini sudah berhasil menggasak enam unit sepeda motr dari berbagai jenis.
“Dari enam sepeda motor yang sudah digasak, satu di antaranya sudah ditemukan seagai barang bukti,” ujar kapolres.
Sedang sisanya, lanjut kapolres, masih dalam pencarian setelah dijual para pelakunya.
“Aksi yang dilakukan para tersangka ini sangat sederhana. Bermodal kunci leter T, sepedas motor berhasil digondol. Hasil kejahatan ini kemudian dijual dengan harga sangat miring,” paparnya.
Awalnya diringkus Abdul Hakim (43), warga Jl Bakti Kota Palangka Raya. Dari pemeriksaan yang dilakukan, terungkap nama lain yang juga tandemnya dalam beraksi menjarah sepeda motor, Saryono (37), alamat Barak Jembatan Kuning, Ketapang, Kotawaringin Timur.
“Tersangka Saryono kita ringkus ketika tengah dalam perjalanan dari Sampit, Kotim, menuju Palangka Raya. Untuk tersangka ini terpaksa dihadiahi pelor, karena masih berupaya melarikan diri,” papar kapolres.
Bahkan dari tersangka terakhir ini, menurut kapolres, polisi menemukan uang palsu dari dompetnya.
Uang palsu sebanyak Rp 1 juta, terpakai Rp 450.000, sebagaimana pengakuan Saryono dibeli seharga Rp200.000 dari seseorang saat di bus dalam perjalanan ke Kota Palangka Raya.
“Selain masih melakukan pencarian atas sepeda motor hasil kejahatan yang sudah dijual, tim sekarang ini juga tengah memburu penjual uang palsu tersebut,” imbuh kapolres. (din/foto: dinda)