BANJARBARU, banuapost.net-
Kalsel kembali dipercaya menjadi tuan rumah event nasional. Setelah Hari Pangan
se-Dunia (HPS) Jejangkit, Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang belum lama ini,
giliran Pekan Kerja Nyata Gerakan Revolusi Mental (PKNGRM) Indonesia 2019.
Acara yang dihelat di Komplek Perkantoran Sekdaprov
Kalsel, Kamis (19/9), dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo, Menpan RB, Syafruddin, Gubernur H Sahbirin Noor, Ketua TP PKK
Kalsel, Hj Raudatuh Jannah, gubernur, bupati dan walikota seluruh Indonesia.
Kegiatan dibuka dengan Tari Nusantara dari mahasiswa Universitas
Lambung Mangkurat yang menggambarkan keanekaragaman seni budaya Indonesia.
PKNGRM Indonesia di Kalsel, merupakan ke-3. Sebelumnya digelar
di Solo, Manado, Sulawesi Utara. Percepatan revolusi mental ini untuk mengukur
sejauh mana telah dilakukan.
Gubernur H Sahbirin Noor dalam sambutannya sangat
mengapresiasi Kalsel sebagai tuan rumah event nasional ini sebagai sebuah
kehormatan.
“Kami masyarakat Kalsel, sangat menyenangi ada tamu
yang datang ke Banua, dan mengucapkan selamat datang di Bumi Lambung Mangkurat,”
katanya.
Sementara Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, keberhasilan
yang sudah dicapai berada di tangan bersama, pusat , daerah dan semua element
bangsa. Karena bersama-sama menerapkan Gerakan Revolusi Mental Indonesia.
“Meski demikian, tantangan bangsa ke depan berupa
terorisme, narkoba, gizi buruk, dan kematian ibu hamil, masih cukup tinggi,”
jelasnya.
Karena itu untuk antisipasinya, lanjut mendagri, harus
mempercepat peningkatkan SDM, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo untuk terus mendorong terwujudnya pelayanan
masyarakat.
“Apa yang dilihat dan dan dirasakan oleh masyarakat,
harus menjadi perhatian kita bersama,” pungkasnya.
Maka dari itu, sambung Tjahjo Kumolo, Gerakan Revolusi
Mental dengan Indonesia melayani, bersih, tertib dan bersatu, akan mempengaruhi
percepatan kemajuan SDM yang unggul dan proses penguatan di tengah globaliasi
dunia. (riz/foto: rizal)
