RoKOTABARU, banuapost.co.id–
Kegiatan pelatihan literasi baca tulis yang digalakkan Balai Bahasa Kalsel, sampai
ke Kotabaru. Ibu Kota Kabupaten yang secara geografis berada di ujung selatan Pulau
Kalimantan.
Pelatihan di kabupaten berikon Saijaan, berlangsung tiga hari,
19 hingga 21 September, merupakan kabupaten sasaran ke-10 dari 11 kabupaten yang diprogramkan.
Sebanyak 65 guru dari jenjang SD dan SLTP dan 35 pegiat literasi,
ambil bagian dalam kegiatan yang dimaksudkan untuk Gerakan Literasi Nasional (GLN).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten
Kotabaru, peserta sangat antusias dan bersemangat. Beberapa peserta bahkan terlibat
interaktif pada pelatihan ini.
Peserta dibagi menjadi dua kelompok, kelas guru dan kelas
pegiat. Setiap kelas mendapat materi yang berbeda, namun tetap serumpun. Materi
yang disampaikan, di antaranya gerakan literasi sekolah dan masyarakat,
starategi dan metode penerapan literasi dalam pembelajaran, literasi membaca,
literasi menulis dan praktek baik berliterasi.
Menurut Kapala Balai Bahasa Kalsel, Imam Budi Utomo, pelatihan
diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi guru dan pegiat, guna
memajukan gerakan literasi sekolah maupun gerakan literasi masyarakat di institusi
dan komunitas masing-masing.
“Kegitan ini menjadi salah satu program prioritas dan sengaja
kami intensifkan hampir di semua kabupaten/kota di Kalsel, sebagai upaya untuk menggalakkan gerakan literasi
nasional,” ujar mantan Kepala Balai Bahasa Kaltim ini saat acara pembukaan.
Karena itu, Imam Budi Utomo berharap peserta yang
terlibat pada pelatihan ini bukan hanya mengaplikasikan pengetahuan dan pengalamannya
di lingkungan masing-masing, tapi juga mampu menularkan pada guru dan pegiat
lain yang ada di daerah.
Sementara Triyono, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan
Kabupaten Kotabaru, dalam sambutannya mewakili kepala dinas, mengapresiasi kegiatan
pelatihan ini karena membawa angin segar
bagi gerakan literasi di daerah.
“Kegiatan ini benar-benar membawa tambahan semangat bagi kegiatan
berliterasi. Ke depan, kami berharap kegiatan kerjasama Balai Bahasa Kalsel dan
Dinas Pendidikan semacam ini akan senantiasa kita galakkan,” imbuhnya. (uza/foto: ist)
