BATULICIN, banuapost.co.id– Hanya berawal dari informasi tayangan kanal YouTube milik anak muda Tanah Bumbu, Zairullah Azhar sambangi warga Desa Mudalang, Kusan Hilir.
Farullah, warga yang disambangi, tinggal di rumah tidak layak huni. Bahkan calon Bupati Tanbu dalam pilkada 2020, Desember mendatang, mengundang pemuda pemilik kanal YouTube, Adnan Kamil, untuk ikut serta.
Birokrat dan politisi ini, mengunjungi Fahrullah bersama beberapa anggota DPRD Tanah Bumbu, Jumat (18/9).
Menurut Adnan Kamil, respons Zairullah sangat cepat. Selain mendoakan Fakhrullah, juga minta segera dibantu dan ditindaklanjuti.
Adnan mengaku berharap program bedah rumah yang sebelumnya telah dilakukan Zairullah, kembali bergulir agar masyarakat lainnya, seperti Fakhrullah, terbantu. Sehingga kehadiran pemerintah di masyarakat, dirasakan.
Sementara Zairullah Azhar, mengungkapkan rasa kekecewaanya. Karena masih ada warga yang hidup dengan kondisi tempat berteduh sangat tidak layak.
“Ke depan ini akan menjadi program kita bersama. Karena itu kepada masyarakat apabila ada kondisi seperti ini, harap dilaporkan,” kata mantan bupati pertama di Bumi Bersujud tersebut.
Bahkan Zairullah berjanji kalau amanah diberikan rakyat Tanbu, akan melakukan bedah rumah seperti waktu menjabat sebelumnya.
Tidak hanya itu, Zairullah juga berjanji akan memperbaiki jalan, seiring dengan banyaknya pemukiman. Sehingga masyarakat, dapat menikmati fasilitas umum yang memadai.
“Ke depannya kita akan mendata semua yang seperti ini. Sehingga pemerintah bisa menjadi pelayan masyarakat dan memberikan apa yang menjadi hak-hak rakyat,” katanya.
Sedang Fahrullah mengaku bersyukur karena telah didatangi Zairullah, meski tinggal di rumah yang tidak layak.
“Saya sangat bersyukur dengan kedatangan Bapak Zairullah, melihat kondisi saya ini,. Semoga saya bisa dibantu,” harapnya.
H Fawahisa Mahabartan, Ketua Fraksi PAN DPRD Tanah Bumbu, mengaku bersama anggota DPRD lainnya mengajak Zairullah untuk melihat langsung ke lokasi di sela-sela silaturahim di Kecamatan Kusan Hilir.
“Dengan kondisi seperti tadi, harusnya program bedah rumah dikembalikan lagi. Jadi musrembang yang awalnya diletakkan Pak Zaiirullah, dikembalikan ke rencana awal cikal Tanah Bumbu,” katanya.
Artinya dengan hadir kembali Zairullah menjadi pemimpin Tanah Bumbu, sambung Fawahisa, rumah-rumah tak layak huni tidak ada lagi.
“Ke depannya untuk mensejahterakan masyarakat dan pemerataan pembangunan, menjadi fokus program yang harus berkelanjutan,” imbuhnya. (emy/foto: ist)