BATULICIN, banuapost.co.id– Kolaborasi apik guna meraih dukungan dan simpati pemilih untuk kandidat Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu, dr HM Zairullah Azhar-HM Rusli, dilakukan juru kampanyenya di empat desa di Kecamatan Angsana, Sabtu (7/11).
Ke-4 desa yang disambangi dalam kampanye terbatas paslon nomor urut 03 HM Rusli ini, Desa Angsana, Makmur, Karang Indah dan Desa Purwadadi.
Diawali Ketua Partai Golkar Tanah Bumbu, Hj Syarifah Andi Setiansyah, lebih pada meluruskan kampanye negatif yang selama ini menerpa paslon dengan jargon: ‘Kembali untuk Mengabdi’.
Baik isu Zairullah yang cukup hanya dua tahun memimpin Tanbu kalau terpilih, kemudian menyerahkan tampuk kekuasaan ke wakilnya, HM Rusli.
“Isu tidak benar yang sengaja dihembuskan orang tak bertanggung jawab,” tegas Bunda Neni, sapaan akrabnya.
Begitupun dengan akan kembali beroperasinya Lokalisasi Kapis jika paslon ZR terpilih, sambung Bunda Neni, juga hoax alias bohong.
“Semua isu-isu hingga menyebar di tengah masyarakat Tanah Bumbu, hanya untuk menjatuhkan kredibilitas ayah dari ribuan anak yatim, Ayahanda dr HM Zairullah Azhar dan pasangannya, HM Rusli,” tandas Bunda Neni.
Sementara Habib Umar Al Idyrus yang juga angkat suara, mengaku mengenal betul sosok dr HM Zairullah Azhar sebagai pribadi yang sederhana, religius dan amanah.
Sederhana, menurut habib, jika ingin kaya raya Zairullah sejak menjadi bupati pertama Tanah Bumbu sudah dapat dilakukannya.
“Ternyata dia hanya puas dan cukup dengan apa yang dibutuhkan. Bukan apa yang diinginkan. Tidak memiliki kemewahan, apalagi berfoya-foya,” jelas Habib Umar.
Religius, sambung habib, ZR bersikap dan perilaku patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianut, dan toleran terhadap pelaksanaan ibadah.
“Amanah, dapat dipercaya atau terpercaya. Salah satunya pengelolaan Istana Anak Yatim dengan ribuan penghuninya,” ucap Habib Umar.
Jika dilihat dari sisi aqidah dan syariat agama, lanjut Habib Umar, amanah dalam pengelolaan Istana Anak Yatim yang dibangun secara pribadi oleh Zairullah Azhar, merupakan segala sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan dan berkaitan dengan orang lain atau pihak lain.
“Karena itu pada 9 Desember mendatang, kita pilih yang amanah. Saya pernah sama beliau (Zairullah, Red.), dan sudah terbukti membangun Tanah Bumbu ini,” ajak Habib Umar Al Idyrus.
Sedang Menteri Pertanian era pertama pemerintahan Presiden Jokowi, Dr Ir H Andi Amran Sulaiman, menawarkan program peningkatan sektor pertanian dalam memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan eks tambang.
“Seperti di Kaltim, Sumatera dan Sulewesi, program tanaman hortikultura ini menjadi nilai ekonomis bagi masyarakat,” ujar Amran.
Begitupun agro fressi di lahan hutan produksi, imbuh Amran, bisa digarap dengan terlebih dahulu diusulkan. Misalnya atas nama adat dengan jenis tanaman pangan.
“Sekarang ini Presiden Jokowi mencanangkan itu. Mumpung ada kesempatan, daerah usulkan eks tambang jadi agro fressi,” ucap Amran.
Dicontohkan Amran seperti yang terjadi di Sulawesi. Hutan diubah menjadi agro fressi berupa lahan tebu. Karena itu, peran anggota dewan yang mewakili partai pengusung paslon ZR melakukan terobosan untuk memakmurkan masyarakat Tanah Bumbu.
“Ini penting sekali. Karena terobosan-terobosan yang langsung untuk kepentingan rakyat seperti inilah yang dicari Bapak Presiden Jokowi. Apalagi masyarakat transmigrasi sangat rajin,” tandas Amran.
Seperti juga dengan kampanye-kampanye sebelumnya, mantan birokrat yang juga kakak pengusaha sukses asal Bumi Bersujud, H Andi Syamsuddin Arsyad, familiar disapa H Isam, selalu di dampingi tim pemenangan 5 partai pengusung, PKB, PKS, PAN, Golkar dan NasDem.
Selain lima partai pengusung, juga empat partai nonparlemen yang memberi dukungan, Garuda, Perindo, Demokrat, Hanura dan Tim Dozer serta Relawan ZR. (jack/foto: ist)