BARABAI, banuapost.co.id– Pasca bencana banjir dan tanah longsor di Hulu Sungai Tengah (HST), 14 Januari lalu, tentunya menyisakan trauma bagi anak-anak yang terdampak musibah.
Seperti anak-anak di Desa Arangani yang terdampak sangat parah akibat musibah banjir menerjang kabupaten terkenal dengan kuliner apam Barabai-nya itu.
Kondisi demikian menjadi perhatian relawan pemulihan trauma helling dan psikologi dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Didampingi Danramil 1002-07/Pagat, Kapten Inf Andi Tiro bersama Babinsa Sertu Nasrul Ekoni, tim gabungan pemulihan trauma ini menyambangi salah satu desa di Kecamatan Hantakan, Ahad (24/1).
Menurut Reza Zuardi, ketua tim relawan gabungan HSU itu, pemulihan trauma ini sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan psikologi anak-anak ke depannya.
“Mereka harus mendapatkan pendampingan dan bimbingan agar bisa melewati trauma. Sehingga bisa ceria kembali seperti sebelum terjadinya musibah,” jelasnya.
Sementara, menurut Kapten Inf Andi Tiro, TNI sangat mengdukung sekali kegiatan yang lakukan dalam pemulihan trauma dan psikologi kepada anak-anak.
“Karena itu, kami akan bantu kegiatan yang sangat baik ini. Semoga anak-anak dapat ceria kembali dalam menyongsong masa depan tanpa adanya gangguan psikologi,” ucapnya. (oie/foto: ist)