JAKARTA, banuapost.co.id– Selain beberapa kota di Sumatera dan Jawa, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Palangka Raya serta Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng), jadi bahasan dalam rapat kerja Komisi IX DPRRI dan Kemenkes, Kamis (27/5).
Dibahasnya tiga kota di dua provinsi Pulau Kalimantan ini, seiring dengan ditemukannya transmisi lokal variant of concern atau varian baru corona yang diwaspadai di Indonesia. Adapun VoC yang diamati, B117 dari Inggris, B1351 dari Afsel, dan B1617 dari India.
“Artinya sudah ada penyebaran kontaminasi lokal di Indonesia untuk variant of concern tanpa riwayat perjalanan ke luar negeri,” kata Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono.
Karena itu Dante mewanti-wanti, transmisi lokal varian baru ini berarti penularannya tidak hanya terjadi karena imported case atau dari luar negeri. Tetapi sudah menyebar antar-komunitas di beberapa wilayah di Indonesia.
“Jadi kita berhadapan dengan dua hal sekarang. Pertama soal mobilitas (pasca libur lebaran), kedua adalah karakteristik virus yang ada sekarang,” jelasnya.
Berikut transmisi lokal variant of concern di Indonesia: Sumatera Selatan: Palembang, 1 B117, 2 B1617, Prabumulih: 1 B1617, Penukall Abab Lematang Iir: 1 kasus B1617.
Kemudian: Kalimantan Selatan: Tapin, 1 kasus B117. Kalimantan Tengah: Gunung Mas, 1 kasus B1617, Palangka Raya, 2 kasus B1617.
Sumater Utara: Medan, 1 kasus B117, Tanjung Balai, 1 kasus B117. Jawa Barat: Karawang, 2 kasus B117. Bali: Denpasar, 1 kasus B117, Badung, 1 kasus B1351. DKI Jakarta: 2 kasus B1351 dan 1 kasus B1617. (yb/foto: gog)