JAKARTA, banuapost.co.id– Tambah lagi 36.197 warga terinfeksi virus corona sepanjang Ahad (11/7) yang didapat dari hasil pemeriksaan 194.559 spesimen. Akibat tambahan itu, Covid-19 di Indonesia totalnya jadi 2.527.203 orang. 376.015 pasien di antaranya masih dalam perawatan.
Seperti dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini kesembahan tercatat sebanyak 32.615 pasien. Sehingga totalnya jadi 2.084.724 orang. Sementara yang meninggal dunia dilaporkan ada 1.007 pasien. Kumulasinya pun sejak pandemi awal Maret tahun lalu jaji 66.464 kasus.
Sedang suspek atau diduga terkait paparan virus corona, pemerintah masih memantau terhadap sebanyak 159.219 orang tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Sabtu (10/7), tercatat total 2.491.006 kasus positif virus corona. 2.052.109 pasien di antaranya sembuh, dan 65.457 lainnya meninggal dunia.
Berikut sebaran 36.197 kasus baru yang dilaporkan 33 provinsi (Gorontalo nihil), DKI Jakarta: 13.133, Jawa Barat: 6.704, Jawa Tengah: 2.575, Jawa Timur: 2.419, DI Yogyakarta: 1.895, Kalimantan Timur: 1.134, Banten: 679, Riau: 653, Kepulauan Riau: 651 kasus.
Kemudian, Bali: 561, Nusa Tenggara Barat: 503, Sulawesi Selatan: 477, Nusa Tenggara Timur: 474, Sumatera Selatan: 388, Maluku: 347, Sumatera Barat: 344, Lampung: 326, Sumatera Utara: 282, Kalimantan Utara: 282, Bangka Belitung: 263, Kalimantan Tengah: 261 kasus.
Disusul, Kalimantan Barat: 241, Sulawesi Tenggara: 237, Papua Barat: 199, Sulawesi Tengah: 184, Maluku Utara: 184, Bengkulu: 161, Jambi: 147, Sulawesi Utara: 137, Kalimantan Selatan: 120, Papua: 89, Sulawesi Barat: 80, Aceh: 67 kasus.

Dengan terus jatuhnya korban akibat paparan Covid-19, masyarakat diminta berandil menekan penyebararanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban semakin banyak. Bahkan tak memandang status maupun usia. Ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban, hingga meninggal dunia. (yb/ilust: ist)