PELAIHARI, Banuapost.co.id– Demi Kesejahteraan nelayan di Tanah Laut (Tala), berbagai upaya dilakukan pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan setempar, salah satunya inovasi baru melalui program Selesaikan Izin dan Administrasi Pelayaran Melaut Legal, Aman untuk Tangkap (Siap Melaut)
Kepala DKPP Tala, Muhammad Kusri, menyebut, inovasi daerah “Siap Melaut” sebuah model pelayanan publik sektor perikanan tangkap terintegrasi lintas sektor. Dikatakan lintas sektor karena melibatkan Kementerian Kelautan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Tenaga Kerja, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan PT Pertamina (Persero).
Hal ini diungkapkan M Kusri usai menggelar rapat kerja bersama Komisi II DPRD Tala, Senin (2/2/2026).
Inovasi “Siap Melaut” ini juga melibatkan DKPP Kalsel, TNI AL, Polres Tala, Kodim 1009/TLA, Lembaga Keuangan (Perbankan & Non-Perbankan), DPRD Tala serta pemangku kepentingan lainnya.
“Sinergi ini, diharpakan dapat dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU) atau perjanjian kerja sama guna menjamin keberlanjutan, kepastian hukum serta penguatan layanan “Siap Melaut” secara terintegrasi dan Inovasi “Siap Melaut” bertujuan untuk mendorong terwujudnya operasional penangkapan ikan yang aman dan layak melalui pemeriksaan kapal, alat tangkap dan alat keselamatan,” jelas Kusri.
Dengan mengikuti program “Siap Melaut” pemerintah tidak saja mempermudah pengurusan dokumen kapal perikanan, termasuk menjamin kesiapan melaut, juga mempermudah nelayan mendapatkan BBM bersubsidi. Memberikan nelayan tentang informasi cuaca dan zona fishing ground yang aman dan produktif.
“Program ini juga memberikan kesempatan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan melalui pelatihan keselamatan pelayaran dan Sertifikat Kecakapan Nelayan (SKN) dan membuka akses perlindungan publik, permodalan dan pendampingan usaha guna meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan usaha nelayan.
“Program ini sejalan dengan visi Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto dan Wakil Bupati H Muhammad Zazuli : Bersama Membangun Tala yang Simpun, Maju dan Berkelanjutan serta mendukung misi peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan dan pengembangan publik unggulan berbasis kelautan dan perikanan,” demikian tegasnya.
Sementara, Ketua Komisi II DPRD Tanah Laut Agus Prastya mengatakan, rapat kerja DKPP Tanah Laut, Dinas Perhubungan Tanah Laut dan UPP Kintap bersama Komisi II DPRD Tanah Laut membahas tentang nelayan secara umum.
“Dari permasalahan nelayan ini nantinya kita bawa bersama-sama ke Kementerian Perikanan untuk membantu pada nelayan di Tanah Laut,” demikian terang kader Partai Golkar Tanah Laut tersebut.
Melalui inovasi “Siap Melaut” diharapkan terjadi, peningkatan kepatuhan legalitas kapal perikanan, penurunan risiko kecelakaan dan kerugian nelayan saat melaut, peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha penangkapan ikan, perlindungan publik dan ekonomi nelayan lebih baik dan terwujudnya tata publik perikanan tangkap yang aman, tertib dan berkelanjutan. (zkl/foto: ist)