PELAIHARI, Banuapost.co.id- Bupati Tanah Laut (Tala), H Rahmat Trianto (HRT) mengatakan, silaturahmi antar sesama umat manusia itu sangat penting untuk menghindari adanya kabar yang tidak susai dengan kenyataan. Hal ini disampaikan Bupati dalam sambutannya pada acara Buka Puasa Bersama di Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Minggu (15/3/2026).
Buka puasa bersama yang juga dihadiri Wakil Bupati Tala H Muhammad Zazuli, Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tala, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pengurus PWI Kalsel dan PWI Tala dan wartawan yang bernaung dibawah organisasi lain serta seluruh jajaran SKPD Pemkab Tala.
Dalam sambutannya bupati mengatakan, apabila kita jarang bersilaturahmi satu sama lain maka yang gampang masuk masuk adalah setan.
“Karena mereka dapat memutus tali silaturahmi antar sesama dengan informasi-informasi yang tidak benar,” kata Bupati.
Untuk itulah, lanjut Bupati ia dan Wakil Bupati menggelar buka puasa bersama, dengan tujuan agar silaturahmi tetap terjaga dan menghilangkan kesan saling melupakan. Sehingga terjalin hubungan yang harmonis.
Bupati menegaskan, dalam setiap kebijakan yang diluncurkan, pemerintah selalu bertujuan untuk kebaikan masyarakat, namun demikian masih saja ada yang tidak sejalan.
“Perbedaan pandangan memang pasti ada, karena hal itu sudah ada sejak jaman Rasulullah SAW,” kata Bupati.
H Rahmat menyitir cerita perjalanan sorang ayah dan anaknya saat ingin menjual seekor onta ke pasar. Dari perjalanan ini mereka mendapatkan tiga pendapat yang berbeda di setiap kampung yang mereka singgahi.
Pesan moral dari apa yang disampaikan bupati adalah kisah ini mengajarkan bahwa jika kita selalu mencoba mengikuti perkataan dan kepuasan orang lain, kita tidak akan pernah berhasil dan hanya akan merasa lelah. Lebih baik melakukan hal yang masuk akal dan benar menurut diri sendiri.
Disela-sela buka puasa bersama Bupati juga menyalurkan bingkisan lebaran kepada 51 anak panti asuhan dan menyerahkan uang kepada Pengurus LVRI Tala sebesar Rp18 miliar.
Acara ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Abdurahman, pengasuh Pompes Sirajul Huda, Pelaihari, dilanjutkan dengan buka puasa dan Sholat Maghrib berjamaah. (zkl/foto: zul)