MUARA TEWEH, banuapost.co.id
– Warga Desa Mampuak II, Kecamatan Teweh Timur, Barito Utara, berhasil mengatasi krisis air bersih melalui
penggunaan Dana Desa (DD).
Menurut Kepala Desanya, Hariyadi, melalui penggunaan DD 2018,
telah berhasil membangun sebuah embung air.
“Embung air yang dibangun, ukuran 80m x 45m dengan
kedalaman 4m. Sehingga masalah krisis air bersih disaat musim kemarau seperti
sekarang ini, dapat teratasi,” jelasnya di Desa Mampuak, Rabu (18/9).
Pembangunan embung air yang berlokasi di belakang Balai
Desa Mampuak II, dibantu Pemkab Barut melalui Dinas Pertanian setempat, berupa alat
berat untuk mempermudah pembangunan embung air.
Diakui, andai hanya dilakukan secara mandiri menggunakan
DD saja, pihaknya tidak akan mampu dari segi anggaran. Karena itu, bantuan pemkab
sangat dirasakan manfaatnya.
Bahkan embung air yang telah dibangun, menurut Hariyadi, bisa
digunakan warga untuk mandi dan MCK.
“Embung air juga membantu warga untuk menyirami tanaman.
Selain dinikmati warga Mampuak II, juga bisa digunakan warga Desa Liju,”
tambahnya.
Pada musim-musim kemarau sebelumnya, warga Desa Mampuak
II mendapatkan suplai dari pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daearah
(BPBD) untuk mengatasi krisis air bersih.
Dengan adanya embung air tersebut, kini kebutuhan air
bersih warga Mampuak II disaat musim kemarau, tidak lagi tergantung kepada
suplai bantuan dari pemkab. (arh/foto: ist)
