MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Pelajar, dewan guru dan Kepala Sekolah SMAN 1 Muara Teweh, Barito Utara, melaksanakan
Salat Istisqa, memohon diturunkannya hujan.
Kegiatan dilaksanakan di halaman sekolah tersebut, Jumat
(20/9), setelah hampir satu bulan lebih salah satu kabupaten di Provinsi Kalteng
itu, diselimuti kabut asap akibat karhula.
“Kami keluarga besar SMAN 1 Muara Teweh melaksanakan
Salat Istisqa untuk minta hujan. Ini mengingat sudah beberapa waktu terakhir
ini kabut asap menyelimuti daerah kita. Sehingga proses belajar mengajar
terganggu,” kata Kepala SMAN 1 Muara Teweh, Rajekin Noor.
Terlbih lagi, lanjut Rajekin, pelajar kelas XII pertengahan
Maret 202, akan melaksanakan UNBK. Sementara
berbagai upaya sudah dilakukan agar masalah kabut asap ini teratasi.
“Pada hari ini semua siswa dan siswi beserta dewan guru,
menyerahkan dan memohon kepada Allah SWT agar kiranya diturunkan hujan. Sehingga
proses belajar mengajar bisa berlangsung normal kembali,” imbuh Rajekin.
Salat Istisqa dan doa bersama, dipimpin Ustadz Muhammad
Sayuti dari Pondok Pasantren Al Mursidun Amin, Kalsel.
Dalam ceramah agamanya, Ustadz Muahammad Sayuti, meminta
kepada anak muda mudi generasi penerus, agar jangan melakukan perbuatan-perbuatan
maksiat dan tercela.
“Karena perbuatan seperti itu, membuat kemurkaan Allah
SWT dengan menurunkan bala di muka bumi,” katanya. (arh/foto: ist)
