BANJARBARU– Rona penuh bahagia terpancar dari wajah R Suria Fadliansyah, saat Panitia Pelaksana Pendidikan, Pelatihan dan Kepemimpinan (Diklatpim) III Angkatan X Tahun 2018, mengumumkan dari sepuluh peserta terbaik tercantum namanya.
Selain R Suria Fadliansyah, tercatat sembilan nama peserta terbaik lainnya. Mereka, Hj Ernawati, SSTP,MM dari Bappeda Kabupaten Balangan, Gento Hariyadi,SP dari Disdukcapil Kabupaten Tanah Bumbu, Aryanto Noor Hidayat,ST,MM dari Setda Kab Tanbu, Siane Apriliawati, Shut,MM dari Baperlitbangda Kota Banjarmasin.
Rakhmani,SSos,MSi dari Dinsos Kab HSU, Dr Padliannor,SSos,MAP dari DPMD Kab Tapin, Mahyuni,ST,MM dari Disperkim danLH Kab HSU, Yovi Satria Rakhmatullah,SH,MM dari BPKAD Kab Tanbu, dan Haji Ahmad Robyani,SPt,MAP dari Dinas Perikanan Kab Tabalong.
Salah satu poin penilaian utama mengantarkan Kabag Protokol pada Biro Humas Setdaprov Kalsel itu dinobatkan sebagai peserta terbaik, proyek perubahan yang dikaryakan dengan Judul Sistem Informasi e-Protokol (Sipeka) Bergerak, mampu mencuri hati para penguji dari widyaiswara, hingga menambah poin lebih dari semua komponen penilaian.
Sementara Seksaptov Kalsel, Drs H Abdul Haris Makkie, mengingatkan, proyek perubahan merupakan salah satu elemen penting dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat).
“Proyek Perubahan yang dibuat para peserta Diklatpim III merupakan tanggungjawab yang harus dikerjakan, dikembangkan, dan diaplikasikan,” ujar sekdaprov saat menyampaikan sambutan pada penutupan Diklatpim Tingkat III Angkatan X 2018, Jumat (27/7).
Menurut sekda, proyek perubahan ini harus menjadi kebanggaan. Karena sekecil apapun sebuah karya yang dihasilkan, itu adalah karya dan harus bangga.
“Saya berharap, para peserta dapat menjadi pemimpin perubahan di masa yang akan datang. Selain itu, dapat menjadi panutan maupun teladan pemimpin yang baik,” katanya. (rny/foto: hum)