BATULICIN, banuapost.co.id– Didukung Bank Kalsel, workshop dasar fotografi yang digagas Komunitas Pegiat Gambar (Kopi Ambar) Tanah Bumbu, 12 September mendatang, diisi pewarta foto media online banuapost.co.id, Muzakkir Munzir sebagai salah satu narasumbernya.
Selain Bank Pembangunan Daerah Kalsel itu, kegiatan yang kali pertama digelar di Bumi Bersujud, juga mendapat dukungan dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Tanbu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Radio Suara Bersujud, dan Jhonlin Radio.
Menurut Ketua Kopi Ambar, Aris Purnomo, workshop bakal digelar di studio mini Perpustakaan Daerah Tanah Bumbu, dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi fortografer pemula di Bumi Bersujud.
Seperti diketahui, kata Aris, animo masyarakat terutama kaum milenial terhadap dunia fotografi di kabupaten pesisir selatan Kalimantan ini, cukup tinggi.
“Saat ini dunia fotografi cukup maju. Fotografi sudah mengarah ke lifestyle. Karena itu kami ingin menggali potensi ini,” jelas Aris, Senin (7/9).
Apalagi sejalan dengan visi komunitas, lanjut seniman lukis ini, workshop diharapkan dapat memberi peran terhadap kemajuan dunia visual di daerah, yang pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap kemajuan, terutama di bidang kepariwisataan dan kearsipan.
“Semoga kegiatan ini membawa semangat positif. Kami berharap nantinya di Tanah Bumbu akan bermunculan fotografer-fotografer kreatif yang dapat diandalkan untuk mempromosikan kepariwisataan,” imbuh Aris.
Banyaknya jumlah calon peserta yang mendaftar dalam worksop ini, sambung Aris, dapat dijadikan indikator jika program pelatihan memang menjadi kebutuhan bagi pencinta dan pehobi dunia lukis cahaya. Pasalnya, kegiatan semacam ini baru pertama kali gelar di kabupaten yang memiliki banyak objek wisata unggulan ini.
“Seperti kita tahu, wisata menjadi sektor unggulan Kabupaten Tanah Bumbu. Sehingga harus sejalan dengan kemajuan dunia fotografinya. Selama ini fotografer jarang sekali difasilitasi,” katanya.
Meski mengaku membatasi jumlah peserta dalam workshop ini, Aris berjanji tetap akan mengakomodir membeludaknya peminat. Komunitasnya akan membuat klaster peserta, sehinga tetap akan mendapat kesempatan.
“Calon peserta tidak perlu khawatir. Jika slot sudah terpenuhi, kami tetap akan menerima. Nantinya akan kami buatkan pelatihan di sesi terpisah,” pungkasnya.
Workshop fotografi ini mendapat dukungan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu, Amaluddin Taher.
Apalagi,menurut Amaluddin, workshop ini sejalan dengan program yang tengah dicanangkan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata. Karena saat ini, sedang menggelar lomba foto pariwisata.
“Kami sangat mendukung, baik dari segi moril maupun materil terhadap kegiatan ini,” tandasnya. (uza/foto: ist)