PELAIHARI, banuapost.co.id– Peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW yang digelar berbagai desa di Kabupaten Tanah Laut, diharapkan bupati H Sukamta membawa berkah untuk Bumi Tuntung Pandang.
Harapan itu dikemukakan Kamta, sapaan akrabnya, ketika hadir di tengah warga dalam haul Datu Pamulutan, sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Pondok Pesantren Asy Syafiiyah, Desa Tanjung Dewa, Panyipatan, Kamis (5/11).
Bupati Kamta mengaku bahagia karena dapat kembali berkumpul dengan para habaib, alim ulama dan para guru agama.
“Sudah lama kita tidak berkumpul seperti ini karena pandemi Covid-19. Semoga silaturahmi dan pembacaan maulud nabi pada hari ini mendatangkan berkah untuk Bumi Tuntung Pandang yang kita cintai ini,” katanya.
Dalam kesempatan itu, bupati juga menjelaskan penurunan jumlah kasus virus korona, berkat doa dan usaha dari pemerintah dan masyarakat Tala.
“Alhamdulillah, saat ini pasien Covid-19 yang dirawat tinggal 33 orang,” katanya.
Sementara prosesi keagamaan itu sendiri, dibacakan manaqib atau riwayat singkat Datu Pamulutan hingga disebut sebagai seorang wali.
Penceramah dalam kegiatan ini didatangkan dari Martapura, Kabupaten Banjar, yaitu Habib Ahmad Hanafi bin Hariri Bahasyim.
Datu Pamulutan ternyata bernama asli H Muhammad Tohir dari Kesultanan Banjar. Ia pejuang, sekaligus menyiarkan ilmu pengetahuan agama Islam.
Semasa hidupnya dikenal pencari burung dengan cara memulut. Sehingga warga setempat kerap menyebutnya dengan Datu Pamulutan. (zkl/foto: ist)