BANJARMASIN, banuapost.co.id– Tanah Laut (Tala) ditunjuk jadi pilot project kabupaten bebas pungutan liar alias pungli di Provinsi Kalsel. Pencanangan dan sosialisasi dilakukan di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Selasa (22/6).
Kegiatan dihadiri Kasatgas Siber Pungli yang juga Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, dan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, dan Asintel Kejati Abdul Rahman.
Sementara Forkopimda Tala yang hadir, selain Bupati H Sukamta, juga Dandim 1009/Pelaihari, Letkol Inf Adi Yoga Susetyo, Kapolres AKBP Cuncun Kurniadi dan Kajari Ramadani.serta Kakankemenag Rusdi Helmi.
Bupati H Sukamta bersyukur dengan penunjukkan dan berkomitmen terhadap pemberantasan pungutan liar.
Menurut Kamta, sapaan akrabnya, sebelumnya Tala sudah melakukan langkah pencegahan. Bahkan sudah menindak pelakunya.
“Seperti pungutan liar atas parkir sudah ditindak,” jelasnya.
Inovasi dalam pencegahan aksi pungli, sambung Sukamta, juga terus dikembangkan melalui pemanfaatan aplikasi teknologi. Sehingga pelayanan perizinan akan memangkas aktivitas tatap muka. Hal ini diharapkan menjadi solusi agar tidak ada lagi aksi pungli.
“Setelah selesai melakukan perizinan, hasil dapat dicetak sendiri,” katanya.
Sementara Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, memberikan apresiasi karena Pemkab Tala memiliki kesiapan dalam hal pemberantasan pungli.
“Ke depan, daerah lain akan mengikuti jejak Tala dalam pencanangan ini,” imbuhnya.
Karena itu, lanjut Safrizal, jika ada masyarakat menemukan indikasi pungli agar tidak segan melaporkan ke tim saber pungli atau aparat keamanan. Sehingga dapat diproses lebih lanjut.
Hampir senada, Komjen Pol Agung Budi Maryoto juga mengimbau masyarakat mendukung pemberantasan pungli. Sehingga tidak terjadi hal yang dapat merugikan.
Usai memberikan sambutan, Komjen Pol Agung bertukar cinderamata dan melakukan penandatangan fakta integritas sebagai komitmen memberantas pungli. (ril/foto: diskominfo)