JAKARTA, banuapost.co.id– Selain libur Lebaran dan Natal 2021, biang kerok lonjakan kasus corona disebut-sebut adanya Variant of Concrn (VoC) yang telah menyebar di Idonesia.
“Varian ini memang lebih cepat menular,” ujar Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam rilis di situs kemenkes, Selasa (22/6).
Mengingat masih ada momentum libur-libur lain ke depannya, lanjut Budi, warga diimbau untuk tinggal di rumah saja agar bisa melindungi keluarga, tetangga dan orang terdekat dari penularan Covid-19 ini.
Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 juga menjelasnya, kasus pasca-Idul Fitri 2021 secara nasional mengalami kenaikan lebih tinggi, yaitu mencapai 112,22 persen. Sedang kenaikan kasus di 2020, sebesar 93,11 persen.
Data dari kemenkes, Senin (21/6), jumlah total keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 secara nasional ada di angka 57 ribu.
Karena kondisi demikian, kemenkes menginstruksikan tempat tidur perawatan khusus Covid-19 untuk ditingkatkan dari 75 ribu menjadi 83 ribu.
Dengan asumsi, seluruh rumah sakit di Indonesia memberikan 30 persen kapasitas ruangan untuk merawat, tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19 masih bisa ditingkatkan hingga mencapai 130 ribu tempat tidur.
Salah satu upaya melindungi masyarakat dari paparan virus corona, menurut menkes menggencarkan vaksinasi. Karena seluruh vaksin yang dipakai di Indonesia terbukti efektif untuk menangani varian Covid-19, khususnya varian Delta.
“Manfaat vaksinasi sudah terbukti. Mumpung sekarang vaksinnya makin banyak tersedia, masyarakat tidak usah ragu-ragu lagi untuk segera vaksinasi,” imbau menkes. (yb/*/foto: dok)