BANJARMASIN, banuapost.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perhubungan resmi meluncurkan sosialisasi penggunaan Quick Response code Indonesia Standard (QRIS) dari Bank Kalsel bagi pengelola dan juru parkir di kota tersebut.
Acara yang berlangsung pada Senin, (19/8), di Hotel Rattan In, dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, dan Kepala Dinas Perhubungan, Slamet Begjo, serta para juru parkir.
Dalam sambutannya, walikota menekankan pentingnya juru parkir untuk beradaptasi dengan teknologi digital.
“Hari ini, kita meluncurkan sosialisasi untuk pengelola dan juru parkir terkait dengan penggunaan QRIS dari Bank Kalsel. Mudah-mudahan di era digital ini, para juru parkir dan pengelola sudah harus melek teknologi,” ujar Ibnu.
Lebih lanjut, Ibnu menekankan alasan ketidakmampuan menggunakan teknologi tidak lagi dapat diterima di era saat ini.
“Mungkin bukan saatnya lagi beralasan itu sulit, atau HP yang tidak support, karena ini sudah jadi tuntutan. Supaya tadi seperti yang saya sampaikan, tidak ada dosa di antara kita,” katanya.
Inisiatif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemudahan transaksi, tetapi juga diharapkan dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir.
“Dengan trial ini, mudah-mudahan PAD kita semakin meningkat, akuntabilitas dan transparansinya juga semakin bagus, dan maksimal untuk pembangunan Kota Banjarmasin melalui pendapatan hasil daerah kita dari sektor parkir,” jelasnya.
Target PAD dari sektor parkir di Banjarmasin pada tahun 2024 sebesar Rp5,5 miliar.
“Mudah-mudahan ini bisa tercapai agar bisa meningkat,” tutupnya optimis. (ril/foto: ist)