BANJARMASIN, Banuapost.co.id- Ketua Umum Kick Boxing Indonesia (KBI) Kalimantan Selatan, HM Rosehan Noor Bahri, SH menilai untuk sosok yang akan menahkodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalsel idealnya adalah berasal dari kepala daerah.
Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kalsel yang akrab disapa Julak Rossi itu, tidak terlepas dari akan berakhirnya masa bakti pengurus KONI Kalsel pada Desember 2025 mendatang.
Mantan Wakil Gubernur Kalsel periode 2005-2010 itu bukan tanpa alasan mengungkapkan hal itu, menurutnya kepala daerah memiliki kewenangan dan akses eksekusi terhadap kebijakan anggaran, baik di tingkat kabupaten kota maupun provinsi.
“Kenapa kepala daerah ideal memimpin KONI Kalsel, karena dia bisa mengeksekusi anggaran dan tahu bagaimana mengelola arah kebijakan olahraga,” kata Rosehan Jumat (18/7/2025).
Lelaki yang masa mudanya pernah menggeluti olahraga otomotif itu, mengatakan saat menjabat Wagub Kalsel ia pernah menggulirkan kebijakan memberikan hadiah diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) bagi atlet peraih medali emas.
“Saat itu atlet yang mendapat medali emas, langsung diangkat menjadi PNS,” tandasnya.
Hanya saja untuk saat ini menurut Julak Rossi mungkin lebih sulit karena aturan penerimaan sudah ketat dan online. Namun demikian, ia berharap para atlet untuk tetap bersemangat. Julak Rossi menyarankan agar ke depan, atlet berprestasi bisa diberikan status honorer atau difasilitasi bekerja di perusahaan besar.
“Kalau tidak bisa angkat jadi honorer, bantu lewat kerja sama dengan swasta atau carikan donatur untuk Cabor. Itu semua harus dikerjakan bersama,” terangnya.
Meski menyampaikan pernyaraan diatas, Julak Rossi tidak menyebut nama, siapa saja yang pantas menahkodai KONI Kalsel.
“Siapapun sosoknya, baik itu kepala daerah di provinsi maupun kabupaten kota, asal punya komitmen dan keberpihakan kepada atlet, maka itu layak dipertimbangkan,” tutup Julak Rossi.(zkl/foto: ist)