PELAIHARI, banuapost.co.id–
Delapan titik api yang muncul dalam satu hari, membuat kerepotan petugas
pemadam kebakaran lahan dan hutan yang tergabung dalam Satgas Karhutla Tanah
Laut. Berbagi tugas pun terpaksa dilakukan untuk memadamkannya, bakan hingga dinihari.
Salah satu titik api di Desa Gunung Raja, Kecamatan
Tambang Ulang, terpaksa dipadamkan dengan helikopter atau menggunakan water boombing. Karena kendaraan milik
satgas karhutla, tidak dapat menuju titik api.
Api pertama muncul Senin (26/8) sekitar pukul 11.:0 Wita
di RT 8 Desa Tambang Ulang atau di belakang Mushola Darul Muhibbah.Di lokasi
ini api menghanguskan sekitar 2,5 hektare lahan belukar, api dapat dikuasai
sekitar pukul 13:00 Wita.
Pukul 13:00 Wita api muncul di Desa Pagatan Besar, Kecamatan
Takisung. Api baru dapat dikuasai sekitar pukul 17:30 Wita setelah
menghanguskan 3 hektare lahan belukar.
Pada pukul 15:30 Wita giliran di Desa Kuala Tambangan,
Kecamatan Takisung, juga muncul titik api di semak belukar. Petugas gabungan
mampu mengusai api setelah melahap sekitar 2 hektare lahan.
Menjelang sore juga terjadi kebakaran lahan di Desa
Sabuhur, Kecamatan Jorong. Api menghabiskan sekitar 1 hektare lahan belukar
yang masuk dalam kawasan Inhutani.
Pukul 17:00 Wita giliran Desa Kandangan Lama melaporkan
kejadian karhutla. Di lokasi ini petugas menguasai api pukul 18:15 Wita, dengan
luas lahan yang terbakar sekitar 3 hektare.
Setelah Salat Maghrib, giliran Desa Simpang Empat Sungai
Baru, Jorong, yang juga mengalami kebakaran lahan. Api muncul pukul 19:30 Wita
dengan luas lahan yang terbakar 1 hektare.
Kebakaran hutan berlanjut sampai pukul 21:30 Wita. Titik
api muncul di Lok Paku, Kecamatan Bati-Bati. Api menghanguskan 3 hektare
belukar, baru dikuasai tim gabungan pukul 01:15 Wita.
Akibat munculnya delapan titik api di tempat terpisah
itu, sedikitnya 19,5 hektare lahan belukar ludes dilalap si jago merah.
Dengan tambahan titik api pada Senin (26/8) tersebut,
jumlah titik api di Tala menjadi 132 kejadian dengan total lahan yang terbakar
menjadi 274,2 hektare.
Pemadaman kebakaran lahan dilakukan bahu-membahu petugas
BPBD Tala, Dinas Satpol PP dan Damkar Tala, Manggala Agni Daops Tanah Laut, Pos
Aju Polres Tala, Tim 6 Sub Satgas 8 Kodim 1009 Pelaihari juga dibantu petugas
pemadam perusahaan serta masyarakat. (zkl/foto:
ist)
