BANJARMASIN, banuapost.co.id– Tahapan persyaratan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel memasuki babak baru. Setelah resmi ditutup pendaftaranya, Senin (7/9) pukul 00:00 Wita, calon penguasa kursi Kalsel 1 dan 2 akan dicek kesehatan jasmani dan rohani.
“Pengecekan kesehatan akan dilakukan di RSUD Ulin hingga 11 September mendatang,” ujar Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah, Senin (8/9).
Tahap pertama, lanjut Edy, swab test guna memastikan paslon bebas dari Covid-19. Ada 3 aspek penting terkait pemeriksaan kesehatan ini.
Selain meliputi medik, fisik dan psikiatri, juga aspek psikologi serta bebas penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.
“Namun dua hal penting dari aspek kesehatan medik, yaitu kesehatan jiwa dan kesehatan jasmaninya,” jelasnya.
Dari psikologi, sambung Edy, paslon memiki inteligensi yang baik, mampu mengendalikan diri, punya harapan hidup serta kapasitas untuk mencapai tujuan hidup sebaik mungkin, bisa memanfaatkan potensi dan energi untuk bekerja secara produktif sebagai kepala daerah.
“Kemudian mempunyai sikap yang sesuai dengan norma dan pola hidup masyarakatnya, sehingga relasi interpersonal dan sosialnya baik,” imbuhnya.
Terkait dengan bebas narkotika dan psikotropika, akan dilakukan tes urine kerja sama dengan BNN.
“Aspek-aspek tersebut akan dinilai tim dokter dalam melakukan pemeriksaan kesehatan,” tandasnya. (oie/foto: olivia)