PELAIHARI, banuapost.co.id– Beras mayang jambun yang menjadi salah satu produk unggulan masyarakat Kecamatan Bumi Makmur, khususnya Desa Handil Birayang Bawah, dilaunching secara resmi di sela-sela acara rapat koordinasi dan konsolidasi Desa Berciri Khas, Rabu (25/11).
Menurut Kepala Desa Handil Birayang Bawah, Mawardi, keunggulan beras mayang jambun terletak pada kualitas rasa, tahan lama serta tidak menggunakan bahan pengawet.
Bahkan sudah banyak orang dari luar daerah yang mengambil beras mayang jambun dan mengakui keunggulannya.
“Ke depan akan dikemas yang baik serta mencoba memasarkan ke daerah Pelaihari dan sekitarnya,” jelas Mawardi.
Sementara, Kepala Bidang Bina Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ary Hiung, mengatakan, selain Desa Handil Birayang Bawah, ada empat desa di 2020 yang dicanangkan sebagai desa berciri khas.
Desa-desa itu, Bukit Mulia, Kecamatan Kintap, sebagai Desa Guyub, Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung, sebagai Desa Sentra Madu Kalulut, Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, sebagai Desa Pancasila karena keragaman budayanya, dan Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong sebagai Desa Penghasil Nipah.
“Lima desa berciri khas tersebut akan diberi piagam penghargaan, pada saat acara puncak hari jadi Tala nanti,” ujarnya.
Sedang Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Tala, H Bambang Kusudarisman, mengatakan, dengan semakin banyaknya desa dan kecamatan di Kabupaten Tala yang bisa dibina dan dikembangkan menjadi desa yang memiliki ciri khas, maka desa-desa tersebut akan lebih memunculkan daya tarik tersendiri.
“Jika ada yang berkunjung pun, bisa diarahkan untuk melihat langsung desa-desa yang memiliki ciri khasnya masing-masing,” katanya.
Bahkan dengan adanya desa berciri khas, desa bisa semakin mengembangkan potensi yang ada. Sehingga masyarakatnya bisa mendapatkan penghasilan tambahan, menciptakan lapangan pekerjaan untuk memperkenalkan potensi desa dan keunggulannya. (zkl/foto: ist)