BARABAI, banuapost.co.id– Sebagai pengawal negara, keberadaan TNI tak hanya memastikan aman dan kondusif. Tapi juga bagaimana rakyat sejahtera, termasuk dengan ikut mensukseskan ketahanan pangan yang tengah digelorakan pemerintah.
Soal ketahanan pangan yang diwanti-wanti Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), sebuah organisasi di Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), akan dampak pandemi Covid-19 inilah yang ikut mengusik Koptu Samsuhadi, Babinsa Koramil 1002-06/Barabai.
Meski di tengah gerimis dan lahan sawah berair, prajurit TNI-AD ini ikut berbagi lelah menanam padi bersama petani di Desa Bakapas, Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (13/1).
Padi jenis cihirang yang ditaman bersama petani milik Rusli dari kelompok Tani Tunas Harapan, di atas lahan seluas 0,5 hektare.
Menurut Koptu Samsuhadi usai berlumpur ria, keikutsertaan dalam menanam padi merupakan salah satu upaya TNI-AD dalam menyukseskan program ketahanan pangan yang sudah dicanangkan pemerintah.
Tidak hanya itu, selain pendampingan penananam padi, juga melakukan pendampingan kepada petani jagung dan juga kedelai.
“Pokoknya semua usaha-usaha yang dilakukan warga binaan dalam mendukung program ketahanan pangan,” tegasnya. (oie/foto: ist)