PELAIHARI, banuapost.co.id– Tug Boat Ocean Indian yang tengah menarik tongkang BG Lily 289, terbalik di perairan Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung. 11 ABK berhasil selamat dalam musibah tersebut.
TB Ocean terbalik Jumat (8/1) dini hari sekitar pukul 04:00 Wita akibat hantaman ombak sekitar dua meter. Dua ABK sempat hanyut ke perairan Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan. Keduanya kemudian diantar Kapolsek Panyipatan, Ipda Subardi, ke Desa Kuala Tambangan.
TB Ocean saat berlayar berada di bawah kendali kapten Julaeha Sianipar. Menarik tongkang dari kawasan Beringin, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dengan tujuan Surabaya, Jawa Timur.
Sebelum terbalik, tug boat memang sudah dalam kondisi tidak sempurna. Karena mesin utamanya terbakar. Perjalanan dilanjutkan dengan mesin cadangan. Lokasi TB terbalik berada pada kordinat 03.59’ 307” lintang selatan dan 114. 36’ 226” bujur timur.
Menurut Julaeha, sebenarnya mereka sengaja berteduh di perairan sekitar Pantai Batu Lima, Kecamatan Takisung, agar mudah berkomunikasi dengan perusahaan pemilik. Namun belum sempat diperbaiki, cuaca buruk datang.
Pada Kamis (7/1) sore, TB Ocean sudah kemasukan air akibat hujan deras dan gelombang besar. Namun ABK masih dapat bertahan. Subuh harinya, datang gelombang hingga membuat kapal oleng dan akhirnya terbalik.
“Saya saat itu masih berada di darat untuk meminta bantuan dengan warga setempat. Namun ternyata ombak besar datang lagi pada subuh hari dan membuat tug boat terbalik,” ujar Julaeha di Kantor Desa Kuala Tambangan.
Padahal, lanjut Julaeha, rencananya mengupayakan perbaikan pada mesin utama yang terbakar, sambil menunggu armada bantuan dari perusahaan.
ABK menyelamatkan diri dengan lifecraft dan kemudian bertahan di atas tonkang Lily 289 sampai petugas Satpol Air Polres Tala dan Kapolsek Panyipatan dibantu warga, menjemput mereka untuk diistirahatkan di Kantor Desa Kuala Tambangan.
Menurut wanita yang mengaku sudah sepuluh tahun berlayar, sebenarnya kalau dalam kondisi kapal normal, ombak sekitar dua meter sampai tiga meter masih dapat diatasi.
Berikut nama ABK TB Ocean 289, Julaeha Sianipar (Kapten), Yogi Adi Saputra (Kepala Kamar Mesin), Kurniawan (perwakilan pemilik kapal), Hasan (Wakil Kapten), Nasri (second), Edi (Masinis 3), Hilal (Masinis 2), Andi Herman (Juru Mudi), Fauzan (Oiler), Ridho (jaga tongkang), Supri (Surveyor).
Tak ada korban jiwa
Sementara Kasatpolair Polres Tala, AKP Supriyanto, mengatakan, jajarannya berusaha memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tug boat terbalik ini. Karena itu, meminta keterangan kapten kapal dan ABK.
“Tug boat ini terbalik pada subuh sekitar pukul 04:00 Wita di perairan Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung,” katanya.
Menurut kasatpolair, kapten kapal dan ABK sengaja dibawa ke darat untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan. Apa lagi saat ini cuaca sering tidak menentu, sekaligus memastikan jumlah ABK yang berlayar.
“Karena kondisi perairan pantai saat ini tidak menentu, kami meminta ABK untuk bertahan di darat, sambil menunggu bantuan dari perusahaan datang,” jelasnya.
Tug boat Ocean Indian yang terbalik saat ini berada sekitar 50 meter dari tongkang Lily 289. Tongkang BG Lily 289 bermuatan 4.000 ton CPO. (zkl/foto: zul yunus)