PELAIHARI, banuapost.co.id– Rekrutmen anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Tala 2021 berbeda jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Perbedaan perekrutan anggota Paskibraka kali ini, di antaranya pendaftaran secara terbuka, adanya tes tertulis dan juga melibatkan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).
Sementara tahun lalu, proses pendaftaran dilakukan hanya keterwakilan sekolah. Tentu dengan keterbukaan ini, semua pemuda dan pemudi dapat bersaing.
“Pendaftaran dibuka secara luas melalui layanan online, meski ada satu peserta secara manual karena alasan penerimaan sinyal internet tidak ada,” jelas Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tala, Hj Nelly Ariani, Rabu (24/3).
Hasil proses perekrutan kali ini, sebagaimana permintaan bupati agar pendaftaran secara terbuka, lanjut Nelly, sapaan akrabnya, sebanyak 189 peserta.
Para peserta diproses secara administrasi. Baik kelas, minimal tinggi badan untuk laki-laki 170 cm dan perempuan 160 cm. Kemudian proses tes tertulis yang tahun sebelum tidak ada dan serta wawancara.
Untuk keanggotaan Paskibraka Tingkat Provinsi Kalsel, Tanah Laut memiliki kuota sebanyak enam orang untuk mengikuti proses kegiatan upacara hari kemerdekaan.
Setelah proses, maka akan ada 35 orang yang akan dinyatakan lulus setelah pantokhir. Selama pelaksanaan seluruh kegiatan, diawasi LPAI Provinsi Kalsel agar pelatihannya tidak ada unsur kekerasan fisik dan mental.
Karena itu Nelly berharap, selain pelaksanaan rekrutmen paskibraka dan pelaksanaan latihan dimulai Juli mendatang dapat berjalan lancar, juga ada salah satu yang mewakili Provinsi Kalsel untuk mendapat tugas negara di Istana Presiden. (zkl/foto: dok)