BATULICIN, banuapost.co.id– Foto di Masjid Agung Al Falah Simpang Empat, jepretan Fotografer Fauzi Ramadhani, berhasil menyita hati juri lomba foto Destinasi Wisata Tanah Bumbu 2021.
Foto berjudul Beribadah Sambil Berwisata, memperoleh poin tertinggi dan ditetapkan sebagai pemenang pertama dalam kontes yang dihelat setiap tahun ini.
Foto yang menggambarkan suasana masjid saat malam hari dengan komposisi arsitektur serta penerangan lampu yang megah dan kombinasi langit malam yang cerah, dinilai dewan juri artistik dan menunjukkan kemampuan teknis fotografi yang tinggi. Foto ini berhasil menyabet total 1.918 poin dari lima orang juri.
Foto karya Badaruddin dengan judul Berwisata Religi Tanpa Khawatir, berada di posisi ke dua. Foto yang menunjukkan suasana di halaman Kubah Makam Mufti Syeh Muhammad Arsyad Bin Mufti Syeh HM As’ad di Pagatan, memperoleh 1.905 poin
Sedang posisi ke tiga dengan 1. 893 poin, diperoleh Hendra J dengan foto berjudul Berwisata Halal di Pulau Burung.
Selain pemenang utama yang ditentukan melalui mekanisme penjurian, kompetisi ini juga memberi penghargaan pada pemenang favorit, yang fotonya paling banyak mendapat vote like di akun facebook. Tampil sebagai pemenang favorit, fotografer Metty Suhana Dariyantry yang disukai sebanyak 486 kali.
Bagi pemenang akan mendapatkan hadiah uang pembinaan dengan total hampir mencapai Rp 10 juta. Pembagian hadiah akan dilangsungkan di Halaman Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) setempat, 12 Juli mendatang.
Lomba ini mendapat sambutan antusias dari fotografer lokal. Terbukti dari banyaknya karya foto yang masuk ke meja juri. Hampir 100 karya foto terhimpun dalam lomba yang dihelat bekerja sama dengan komunitas pegiat gambar (Kopi Ambar) ini.
Tingginya angka partisipasi pehobi dan pegiat foto lokal ini, mendapat apresiasi dari Kabid Ekonomi Kreatif Disporpar, Eddy Sukhrawardi.
Menurutnya momentum lomba ini juga diharapkan menjadi trigger kemajuan dunia fotografi di bumi yang digaungkan sebagai Serambi Madinah ini.
“Melalui lomba ini juga, kami ingin mendukung tagline Tanah Bumbu sebagai Serambi Madinah. Karena itu kami memberi poin khusus bagi foto wisata religi,” tandasnya saat memulakan penjurian, Rabu (7/7).
Lomba fotografi ini maksudkan untuk memberikan stimulan terhadap geliat dunia kepariwisataan di era new normal. Seperti ketahui, berdasarkan surat edaran bupati Tanah Bumbu No B556/Disporpar.Dest.Bup/V/2021, seluruh tempat wisata setempat ditutup guna pencegahan penularan covid 19.
Kini seluruh tempat wisata tersebut telah dibuka dengan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan. Mengingat wilayah dengan kriteria zona merah penyebaran cavid di Tanah Bumbu, drastis berkurang.
Kepala Disporpar Tanah Bumbu, Hamaliddin Tahir beberapa waktu lalu mengatakan kompetisi ini juga sebagai strategi kampanye berwisata aman pada masa pandemi. Karya yang terkumpul nantinya akan dijadikan media promosi dan edukasi bagaimana berwisata aman.
“Sesuai tema lomba, berwisata aman. Kami ingin pelaku kepariwisataan bisa menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas wisata. Sehingga meskipun pandemi belum berakhir, tapi dunia kepariwisataan tetap memiliki geliat sehingga dapat memengaruhi ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya. (uza/foto: ist)