JAKARTA, banuapost..co.id– Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Rachmawati Soekarnoputri, putri Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno, meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Sabtu (3/7) pagi pukul 06:20 WIB.
Khabar duka tutup usianya politikus Gerindra ini, disampaikan Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto.
“Telah berpulang kepada tuhan yang maha kuasa, Ibu Hj Rachmawati Soekarnoputri. Tadi pagi pukul 06.20 WIB di RSPAD Gatot Soebroto,” kata Bambang, seperti dikutip banuapost.co.id dari detik.com
Bambang juga menyebut, Rachmawati meninggal karena sakit. “Setelah sakit beberapa lama,” katanya.
Sementara menurut Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan Rachmawati positif virus corona (Covid-19) dan dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.
“Covid,” katanya.
“Kami segenap keluarga besar Partai Gerindra sangat berduka yang mendalam dan meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan almarhumah semoga husnul khotimah dan mendapatkan tempat yang layak di sisinya,” lanjut Sufmi Dasco.
Rachmawati tercatat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto.
Pada periode 2007-2009, dia dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Lahir di Jakarta, 27 September 1950, anak ketiga dari pasangan Soekarno dan Fatmawati ini, dikenal sebagai tokoh yang outspoken memperjuangan hak konstitusional rakyat Indonesia.
Salah satu kepedulian Rachma pada dunia pendidikan, pada 1981 mendirikan Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) dan di 1983 mendirikan Universitas Bung Karno (UBK). Namun di era Orde Baru, UBK dilarang beroperasi. Baru berdiri kembali di 1999. (yb/foto: dok)