BANJARMASIN, banuapost.co.id– Setelah DKI Jakarta, Jawa Timur dan Sulawasi Selatan, giliran Kalimantan Selatan yang jadi sasaran vaksinasi massal Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Bahkan tak tanggung-tanggung, dihelat di empat kota.
Diinisiasi Korem 101/Antasari, BPD HIPMI Kalsel dan PT Maming Enam Sembilan, vaksinasi massal baik tahap satu dan dua digelar di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Dihelat sejak Senin (13/9) di GOR Hasanuddin HM, pelaksanaan vaksinasi sasar pelajar usia12 hingga 17 tahun serta masyarakat umum. Selama kegiatan, sedikitnya 510 peserta divaksin.
“Ini pertama kita gelar di luar wilayah Level 4 atau darurat. Saya sebagai putra Banua sangat bangga animo masyarakat Kalsel tinggi terhadap vaksinasi,” ujar Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H Maming, yang menyaksikan langsung penyuntikan vaksin jenis Sinovac di GOR Hasanuddin HM, Selasa (14/9).
Bahkan kenapa baru sekarang mengadakan di Kalsel, sambung Mardani, karena HIPMI membantu pemerintah fokus terhadap vaksinasi di wilayah level 4 di Pulau Jawa-Bali.
“Kemarin pemerintah konsen terhadap vaksinasi di Pulau Jawa dan Bali. Sehingga setelah selesai di provinsi yang darurat, saya langsung ke Kalsel untuk vaksin,” tandasnya.
Untuk di Kalsel sendiri, lanjut mantan Bupati Tanah Bumbu dua periode itu, disiapkan 40.000 vaksin. Sedang untuk Tanah Bumbu dan Kotabaru, vaksiansi massalnya dilaksanakan 28-29 September mendatang.
“Di Banjarmasin dan Banjarbaru, HIPMI menyediakan 4.000 vaksin. Sedang penyelenggarannya tetap dengan protokol kesehatan,” ucapnya.
Sementara menurut Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, dengan melakukan vaksinasi tujuannya agar terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok) agar lebih tahan lagi terhadap serbuan Covid-19.
“Sehingga selain kehidupan dapat kembali berjalan normal, perekonomian pun akan bertumbuh. Karena imbas pandemi ini tak hanya menyangkut kesehatan masyarakat, tapi juga terhadap perekonomian nasional,” tegasnya. (oie/foto: olivia)