BANJARBARU, banuapost.co.id– Total Covid-19 di Kalsel tercatat 68.091 kasus, setelah ada penambahan 169 positif baru sepanjang Jumat (10/9). Meski sebanyak itu, pasien yang masih dirawat tercatat 2.619 orang.
Dihari yang sama, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, ada penambahan 401 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 63.195 orang.
Khabar kurang enaknya, korban meninggal meninggal dunia dilaporkan ada 17 orang. Sehingga kumulasinya jadi 2.277 kasus. Ke-17 korban itu berasal dari Banjarmasin: 7, Banjarbaru dan Tanah Laut: masing-masing 3, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Kotabaru: masing-masing 1 orang.
Berikut sebaran ke-169 kasus positif baru (Hulu Sungai Utara nihil): Tanah Laut: 68, Banjarbaru: 25, Banjarmasin: 17, Tabalong: 10, Tanah Bumbu: 9, Kotabaru dan Tapin: masing-masing 8, HST dan Balangan: masing-masing 6, Hulu Sungai Selatan (HSS): 5, Barito Kuala: 4, Kabupaten Banjar: 3 orang.
Sedang sebaran ke-401 pasien sembuh (Tanah Bumbu nihil): Tanah Laut: 99, Banjarmasin: 92, Kabupaten Banjar: 57, Tabalong: 38, Banjarbaru: 32, HST: 25, Tapin: 19, HSU: 13, Barito Kuala: 11, Kotabaru: 7, HSS dan Balangan: masing-masing 4 orang.
Dengan data tersebut, kini persentase kesembuhan akibati Covid-19 di Kalsel mencapai 92,81 persen, dirawat 3,85 persen dan kematian 3,34 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)