PELAIHARI, banuapost.co.id– Warga Balecak, Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Tanah Laut, akhirnya memilih membenahi sendiri kabel listrik menuju pemukiman mereka yang taulur atau ngample hingga ada yang mencapai tanah.
Meski di tengah hujan, Sabtu (4/8), warga dipimpin Kades Kandangan Lama bergotong-royong membenahi kabel tersebut. Padahal permohonan pembenahan sudah sejak lama disampaikan ke pihak terkait.
Sebelumnya, kabel yang diambil dari ruas jalan provinsi itu, hanya ditopang dengan tiang dari bambu dan kayu. Tetapi penopang sudah lapuk bahkan ada yang tumbang.
Akibatnya warga khawatir kabel dapat membahayakan warga, terutama anak-anak. Karena kabel yang usianya belasan tahun, sudah ada yang robek.
Pemindahan kabel secara gotong royong itu agak terbantu dengan adanya 30 titik tiang penerangan jalan umum (PJU). Warga menempelkan kabel menuju ke rumah masing-masing di tiang-tiang PJU milik DPRKPLH.
Sisanya sekitar 15 titik, masih menggunakan kayu galam. Mereka berharap tiang-tiang galam itu dapat segera diganti dengan tiang standar PLN.
Zainal Abidin, warga RT 8 Jl Amparaya, Balecak Subur, Desa Kandangan Lama, mengaku rumahnya sudah sejak lama mendapat aliran listrik PLN. Namun hingga kini juga kabelnya hanya ditopang dengan kayu galam.
“Sudah lama listrik mauk ke pemukiman kami. Namun masih menggunakan kayu atau bambu yang mudah lapuk,” katanya.
Ia berharap agar tiang-tiang kayu itu dapat segera diganti. Karena sebagian tiang sudah ada yang tumbang akibat lapuk, hingga kabelnya tergeletak di tanah.
Kepala Desa Kandangan Lama, Bahtiar, membenarkan masalah kabel yang semrawut di Jl Amparaya, Balecak Subur sudah disampaikan ke pihak terkait. Namun belum ada tanggapan.
“Kami akhirnya memilih bergotong royong untuk memindah kabel serta mengganti kabel yang sudah usang,” jelas Bahtiar.
Menurut Bahtiar, untuk sambungan dari tiang utama masuk ke Jl Amparaya, sebagian terbantu dengan adanya tiang PJU. Di tiang PJU inilah kabel taulur dipindahkan.
“Ada sekitar 30 titik tiang milik PJU yang akan dimanfaatkan mencantol kabel ke pemukiman warga. Sisanya masih tetap menggunakan kayu,” imbuhnya.
Untuk pekerjaan pemindahan kabel tersebut, mereka menggandeng warga yang pernah menangani instalasi listrik. Sementara warga membantu mengencang kabel dan membersihkan lahan di sekitar jalur kabel. (zkl/foto: ist)