JAKARTA, banuapost.co.id– Meski menjadi runner up Piala AFF 2020, Timnas Indonesia mendapat apresiasi tinggi dari Ketua DPRRI, Puan Maharani.
Kalah dengan agregat 6-2 atas Thailand, Garuda telah menunjukan semangat juang dan sportifitas yang tinggi. Di leg pertama, Rabu (29/12), anak asuh Shin Tae-yong dibekuk 4-0. Sedang di leg kedua, Sabtu (1/1), menahan imbang 2-2 kandidat juara tersebut.
Bagi Indonesia, ini merupakan gelar runner up keenam sejak penyelenggaraan Piala AFF 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016. Sementara bagi Thailand merupakan gelar juara ke-6 kalinya.
Bahkan sepanjang gelaran Piala AFF 2020 ini, Indonesia merupakan satu-satunya tim yang menurunkan para pemain muda jika dibandingkan dengan tujuh negara peserta lainnya. Skuad Garuda berusia terendah 18 dan tertua 23 tahun.
Kepada Timnas Indonesia asuhan pelatih asal Korea Selatan ini, Puan mengaku bangga dengan semangat dan kerja keras dalam usaha merebut Piala AFF.
Dengan kinerja Timnas yang terus membaik, Puan yakin sepakbola Indonesia akan bisa berbicara banyak di masa yang akan datang.
“Semangat serta daya juang para pemain menunjukan timnas memiliki masa depan yang cerah,” tandas Puan.
“Selamat kepada Thailand yang tampil menjadi juara Piala AFF 2020. Selamat serta apresiasi setinggi-tingginya bagi Timnas Indonesia yang sudah berjuang dengan gigih dan sportif,” ucap Puan.
Meski belum di posisi pertama, lanjut Puan, seluruh rakyat Indonesia tetap bangga atas perjuangan yang sudah dipertontonkan. Skuad Garuda memiliki harapan untuk prestasi-prestasi berikutnya di tahun-tahun mendatang.
Indonesia salah satu negara yang belum pernah menjadi juara Piala AFF. Berada di bawah Thailand 6 kali juara, Singapura 4 kali, Vietnam 2 dan Malaysia 1 kali.
Oleh sebab itu Puan mendorong PSSI terus membina pemain muda serta meningkatkan kualitas kompetisi liga sepakbola nasional.
“Karena liga sepakbola nasional menjadi sumber perekrutan pemain timnas. Kalau hulunya baik, hilirnya pasti baik,” pungkasnya. (b2n/foto: dok)