PELAIHARI, banuapost.co.id– Rutan Kelas IIB Pelaihari gelar Layanan Jemput Keliling Takjil ke Rutan (Lakatan) untuk warga binaannya yang menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan ini.
Lakatan dilakukan sendiri petugas rutan yang selanjutnya dibawa ke rutan untuk diserahkan kepada warga binaan yang mendapatkan barang titipan tersebut.
Menurut Plt Kepala Rutan, Rahmad Pijati, inovasi Lakatan merupakan bentuk pelayanan prima kepada publik, baik untuk masyarakat maupun warga binaan.
“Memang kami sudah menyediakan takjil untuk para warga binaan. Tetapi sebagian dari mereka juga pasti merindukan takjil buatan istri, saudara atau pun keluarga. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk menjemput takjil-takjil tersebut ke rumah-rumah keluarga warga binaan,” jelas Rahmad Pijati, Senin (11/4).
Alur pelayanan Lakatan, sambung Rahmad Pijati, membutuhkan smart phone sebagai saranannya. Pertama, keluarga warga binaan mendaftar ke nomor WhatsApp yang telah tertera dan mengisi form yang disediakan oleh admin.
Pendaftar juga diminta membagikan lokasi (share location) takjil yang nanti akan diambil petugas. Selanjutnya, petugas akan menjemput takjil tersebut pada waktu yang telah ditentukan.
“Jadi keluarga atau kerabat warga binaan tidak perlu repot keluar rumah mengantar titipan makanan ke rutan. Tunggu di rumah saja, nanti kami yang akan menjemputnya,” ujarnya.
Bahkan keluarga warga binaan, menurut Rahmad Pijati, juga tidak perlu khawatir. Takjil titipan mereka sudah sampai atau belum, nanti akan dikirimkan dokumentasi/foto penyerahan kepada warga binaan yang mendapatkan titipan tersebut.
Meski demikian, inovasi Lakatan memiliki syarat dan ketentuan. Salah satunya diperuntukan bagi pendaftar yang tinggal di sekitar Kota Pelaihari.
“Sementara ini kita prioritaskan untuk pendaftar yang berdomisili di Kota Pelaihari, karena terbatasnya waktu dan tenaga,” tandasnya, seraya menambahkan untuk informasi lebih lanjut mengenai Lakatan ini bisa dilihat di website dan media sosial resmi Rutan Pelaihari. (zkl/foto: ist)