BATULICIN, banuapost.co.id– Pengurus Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN) Cabang Tanah Bumbu dan Kotabaru dilantik. Di Kalsel, pelantikan ini merupakan yang ketiga setelah Kabupaten HSS dan Tapin serta Kabupaten Banjar.
Selain pelantikan di Aula SMAN 1 Simpang Empat, Batulicin, Sabtu (13/8), ABKIN juga menggelar workshop tentang assement bimbingan konseling dalam kurikulum merdeka.
Workshop menghadirkan narasumber Ali Rachman yang juga Dosen BK FKIP ULM dan Ketua Jurusan Fakultas Ilmu Pendidikan serta Dewan Pembina PD ABKIN Kalsel.
Sedang pesertanya terdiri dari guru BK SMA, SMK, SMP dan MTS se-Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru. Sebanyak 96 peserta yang berhadir.
Partisipasi seluruh peserta sangat luar biasa dalam mendukung acara. Meski dilaksanakan dengan dana swadaya murni, namun mereka antusias dalam rangka ajang silaturahmi antar sesama guru BK SMA, SMK dan SMP se-Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Kegiatan ini dihadiri Kadis Kabupaten Tanah Bumbu Eka Saprudin dan sekretarisnya, Amiludin. Sedang dari Provinsi Kalsel, Ketua PD ABKIN Rudi Haryadi dan pengurusnya, Hudriah dan Okra.
Ketua PC ABKIN Tanbu, Musrifan, mengajak seluruh guru BK SMP/SMA dan SMK Tanah Bumbu dan Kotabaru untuk bersama-sama mengantarkan peserta didik menuju cita-citanya.
“Ini sejalan dengan program pemerintah menjadikan pelajar Pancasila yang cerdas, terampil, berakhlak mulia dan berkebhinekaan tunggal ika, mandiri serta berwawasan global,” ujar Musrifan.
Karena itu, sambung Musrifan mengingatkan, menjadi guru BK itu juga harus friendly bagi siswa. Tetapi tetap menjaga kode etik profesi seorang guru.
Sementara, Ketua PD ABKIN Kalsel, Rudi Haryadi, mengimbau seluruh pengurus cabang ABKIN Tanbu Bumbu dan Kotabaru, selalu bisa bekerjasama dan bersinergi dalam memajukan ABKIN sebagai wadah guru BK dalam bekerja secara profesional, dapat menyalurkan ide, gagasan serta mengembangkan profesi.
“Melihat kebersamaan PC ABKIN Tanah Bumbu dan Kotabaru yang semakin solid, saya berharap dalam Kongres ABKIN di Yogyakarta nanti, ada perwakilan dari kdua kabupaten yang bisa berhadir,” harap Rudi.
Sedang Kadisdik Tanbu, Eka Saprudin, mengaku sangat mendukung kegiatan yang mengusung tema: ‘Assesmen BK dalam Kurikulum Merdeka’.
“Karena sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan dan melaksanakan kurikulum merdeka demi mewujudkan profil pelajar pancasila yang religius, mandiri, gotong royong, berwawasan global dan berkebinekaan,” jelas Eka Saprudin.
Oleh sebab itu, lanjut Eka, diimbau agar guru BK ikut berperan aktif dalam kegiatan diniah setiap pagi yang dilaksanakan di sekolah-sekolah, baik tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA.
“Sehingga dapat mewujudkan Tanah Bumbu sebagai Serambi Madinah, sesuai dengan cita-cita bupati dan masyarakat,” pungkasnya. (ril/foto: ist)