PELAIHARI, banuapost.co.id– Seorang penumpang kembali dikabarkan menceburkan diri ke laut saat kapal dari Surabaya, Jawa Timur, tujuan Banjarmasin, Kalsel. Orang yang belum diketahui identitasnya itu dilaporkan menceburkan diri, Jumat (6/1) malam sekitar pukul 20:38 Wita.
Sebelumnya, penumpang menceburkan diri ke laut terjadi pada Sabtu (3/12) malam sekitar pukul 22:55 Wita, saat KM Niki Sejahtera dalam pelayaran dari Surabaya, Jatim, ke Banjarmasin. Hingga sekarag ini, jasad penumpang bernama Herlan asal Provinsi Banten, belum ditemukan.
Peristiwa adanya penumpang mencebnurkan diri dari KM Dharma Kartika IX ini berawal dari laporan dua penumpang ,Sarip Opandi dan Suryandi, yang melihat pemuda usia sekitar 28 tahun bercebur ke laut begitu ke luar dari ruang ekonomi.
Awak kapal yang mendapatkan laporan langsung berkordinasi untuk melakukan pencarian, sekitar satu jam dilakukan pencarian di sekitar lokasi, tidak membuahkan hasil.
Penumpang tersebut menceburkan diri ke laut di sekitar 32 mil arah Barat Daya perairan Tanjung Selatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel atau pada titik koordinat 04° 26′ 039″ S – 114° 08′ 526″ E.
Setibanya di Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin, awak kapal langsung melaporkan kejadian ke otoritas pelabuhan dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Banjarmasin.
Basarnas Banjarmasin, Sabtu (7/1) sekitar pukul 11:20 Wita langsung menuju lokasi kejadian dengan menggunakan kapal KN 407.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad, membenarkan adanya laporan penumpang menceburkan diri ke laut, dan saat ini tengah dilakukan pencarian di lokasi kejadian.
“Benar telah terjadi seorang penumpang menceburkan diri ke laut dari KM Dharma Kartika IX yang berlayar dari Surabaya ke Banjarmasin,” kata Al Amrad dalam siaran pers yang dirilis Humas Basarnas, Sabtu (7/1).
Menurut Al Amrad, untuk identitas lelaku yang menceburkan diri ke laut belum diketahui, tidak ada identitas yang ditemukan di kapal, diduga penumpang itu bepergian sendirian. Penumpang di kapal pun mengaku tidak mengenal penumpang tersebut.
“Kami sudah menurunkan tim Recue menuju lokasi kejadian dan saat ini sedang dilakukan penyisiran,” kata Al Amrad. (zkl/foto: basarnas)