LOMBOK, banuapost.co.id–
Presiden Joko Widodo memastikan Mandalika siap menggelar Moto GP 2021. Untuk
itu Kepala Negara berharap, segala persiapan bagi pembangunan fasilitas dan
infrastruktur pendukung ajang olahraga balap tersebut, dapat segera
diselesaikan.
“Kita ingin fasilitas yang berkaitan dengan Moto GP
2021 itu juga segera dikerjakan. Airport sudah, jalan sudah, sehingga kita
harapkan konstruksi paling lambat itu di Januari 2020,” ujar presiden dalam
kunjungan kerjanya ke Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (17/5).
Menurut presiden, pembangunan kawasan pariwisata
Mandalika dan penyelenggaraan Moto GP, merupakan upaya untuk menggerakkan
perekonomian wilayah sekitar. Nantinya, peningkatan perekonomian di wilayah
Lombok juga diharapkan akan meningkatkan perekonomian nasional.
“Kita mengharapkan ini nanti ada sebuah titik
pertumbuhan ekonomi baru yang secara agregat nasional, bisa memberikan support
juga pada pertumbuhan ekonomi nasional,” tandasnya.
Kawasan Mandalika sebelumnya telah ditetapkan sebagai
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata melalui Peraturan Pemerintah No: 52/2014.
Dalam peninjauan ini, sebagaimana rilis yang diterima banuapost.co.id dari Deputi Bidang
Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Kepala Negara
ingin memastikan pembangunan sejumlah fasilitas dasar yang layak bagi sebuah
kawasan pariwisata, berjalan sebagaimana mestinya.
Dipandu Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation
(ITDC), Abdulbar M. Mansoer, presiden mendapat penjelasan mengenai perkembangan
pembangunan fasilitas umum, seperti toilet bagi para wisatawan, penyediaan air
bersih, termasuk infrastruktur dasar lain seperti ketersediaan listrik dan
pengolahan limbah.
Guna mendukung kawasan wisata tersebut, ITDC juga telah
menyelesaikan kawasan yang dimaksudkan bagi para pelaku UMKM dengan mendirikan
bazar UMKM di dalam kawasan itu.
Nantinya, bazar akan dimanfaatkan para pelaku UMKM dan
masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan, untuk menjajakan cendera mata,
kuliner, dan jasa-jasa lain bagi para wisatawan.
Turut mendampingi presiden, Menteri PUPR, Basuki
Hadimuljono, Seskab Pramono Anung, Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, dan
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah. (yb/din/foto: kris)
