BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Pelaksanaan reformasi birokrasi dan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah (SAKIP) di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Kalsel,
meningkat.
Hal itu terungkap pada penyerahan penghargaan Gubernur
Kalsel atas impelmentasi SAKIP SKPD 2018 dan penyerahan hasil penilaian kinerja
SKPD Semester I 2019 di Mahligai Pancasila, Senin (26/8).
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengaku bersyukur dan
bangga, karena secara umum implementasi SAKIP pada SKPD Pemprov Kalsel sudah
semakin membaik. Ini mengindikasikan akuntabilitas kinerjanya semakin membaik.
Meski demikian, pria yang akrab disapa Paman Birin,
meminta agar nilai yang baik ini, berbanding lurus dengan keberhasilan dalam
mencapai sasaran program dan kegiatan.
“Paling penting, berdampak langsung dan bermanfaat untuk
masyarakat,” tegasnya.
Sementara Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel, Hj Awi
Sundari, mengatakan, perkembangan hasil evaluasi SAKIP menunjukan tren semakin
baik.
Ini bisa dilihat pada 2017 SKPD yang mendapat nilai A
hanya 18, dan 2018 meningkat menjadi 24. Sedang untuk nilai BB jumlahnya pada 2017
sebanyak 17, meningkat pada 2018 menjadi
23 SKPD.
Menurutnya, dokumen utama seperti Renstra SKPD 2016 – 2021,
Renja SKPD 2018, perjanjian kinerja SKPD 2018, IKU SKPD dan laporan kinerja
SKPD 2018, serta dokumen pendukung
lainnya, bisa diterapkan dengan baik.
Penyempurnaan pada kriteria penilaian yang berkaitan
dengan reformasi birokrasi, akan terus disempurnakan untuk menjadi dasar pemberian
tunjangan pegawai
Disebutkanya, untuk hasil evaluasi akuntabilitas kinerja
SKPD 2018, Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel
menepati rangking pertama, disusul Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, di
rangking ke tiga ditempati Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral.
Sementara Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurrofiq,
mengatakan, hasil yang diperoleh pihaknya dijadikan pemicu untuk berbuat lebih
banyak lagi kepada masyarakat.
“Nilai kita baru A, belum A Plus. Kinerja kita
kepada publik belum semua maksimal, sehingga itu harus terus ditingkatkan. Tentunya
masih ada kekurangan, kita akan evaluasi lagi,” katanya. (syh/foto: ist)
