MARTAPURA, banuapost.co.id– Pengelolaan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor) Manis Kabupaten Banjar, dapat apresiasi dua kementerian, termasuk dari Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.
Pujian dari Kementerian Dalam Negeri dan Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (RB), usai melakukan evaluasi dan monitoring pengelolaan SP4N Lapor di kabupaten dan kota di Provinsi Kalsel, Rabu (22/9).
Evaluasi secara virtual ini, juga diikuti Gubernur H Sahbirin Noor, Kadis Kominfo Gt Yanuar Noor Rifai.
Sedang dari Kemendagri, Benni Irwan selaku Kepala Pusat Penerangan Kemendagri dan dari Kemenpan RB, Yanuar Ahmad, Asisten Deputy Sistem Informasi Pelayanan Publik.
“Kita cukup bangga dengan pengelolaan SP4N Lapor di Kalimantan Selatan. Masyarakat sangat banyak yang memanfaatkan layanan aduan ini untuk menyampaikan aspirasinya. Terima kasih kepada kabupaten dan kota,” ujar Paman Birin, sapaan familiar Gubernur Kalsel itu.
Di Kabupaten Banjar selama 2021, dari 77 aduan yang masuk ke Lapor Manis semuanya sudah diselesaikan 100 persen dengan rata-rata kecepatan verifikasi 2 hari.
“Kami sangat mengapresi apa yang telah dilakukan pengelolaan Lapor daerah ini,” ujar Yanuar Ahmad dari Kemenpan RB.
Terobosan Kabupaten Banjar yang mengenalkan fortal layanan aduan ini kepada para santri melalui program Lapor Manis Goes To Pesantren, juga mendapat apresiasi dari Kemenpan RB. Namun demikian perlu konsep lebih untuk meningkatkan daya ungkitnya.
“Hanya perlu konsep yang lebih matang agar inovasi bisa meningkatkan daya ungkit untuk layanan aduan ini,” timpal Benni Irwan, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri.
Sementara menurut Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, HM Aidil Basith, kemanfaatan Lapor Manis karena komitmen Bupati H Saidi Mansyur dan Wabub Habib Idrus Al Habsyie untuk menerima masukan dan mengetahui kebutuhan masyarakatnya.
“Tentunya selaku admin Lapor Manis, kami Diskominfo juga berterima kasih atas partisipasi dan kesungguhan dan SKPD dalam menrespon dan menindaklanjuti aduan masyarakat. Sehingga semua aduan bisa diselesaikan,” ujar Basith.
Seperti diketahui, Manis merupakan singkatan dari Maju, Mandiri dan Agamis yang menjadi slogan atau motto untuk memajukan Kabupaten Banjar.
Bahkan layanan aduan SP4N Lapor Manis yang dicetuskan, banyak dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aduan dan aspirasi, terutama layanan publik. Dari 771 aduan yang masuk, 99,1 persen terselesaikan. (ril/foto: ist)