BANJARMASIN, banuapost.co.id– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Selatan, meluncurkan program Bakti Banua di Gedung Mahligai Pancasila, Rabu (29/9).
Menurut Ketua Baznas Kalsel, Irhamsyah Safari, program ini sama seperti program reguler Baznas yang membidangi beberapa hal, seperti ekonomi, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan serta dakwah dan advokasi.
“Namun ada tambahan yang menjadi salah satu fokus, yaitu membantu penanggulangan Covid-19,” tuturnya.
Dalam program ini, melingkupi jaga tuan guru atau alim ulama, bantuan berupa paket imun terhadap para ulama di Majelis Ulama, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah maupun di pondok pesantren yang ada di Kalsel.
Selain itu ada juga jaga anak yatim, memberikan bantuan berupa pendidikan serta keperluan sekolah untuk anak-anak yang orangtuanya meninggal dunai karena Covid-19.
“Insyaallah, penyaluran mulai bulan ini hingga Desember mendatang. Penerimanya dari data yang ada sekitar 17.000-an lebih. Kita berharap tentu program ini dapat dilanjutkan dan tidak berhenti sampai disini saja,” ujarnya.
Sementara Asisten III Adminstrasi Umum Setdaprov Kalsel, Adi Santoso, mewakili Gubernur H Sahbirin Noor, memberikan apresiasi kepada Baznas yang telah menginisiasi program Bakti Banua ini.
Dengan adanya program ini, setidaknya para alim ulama mendapat fasilitas pengecekan kesehatan secara rutin. Memastikan anak-anak yatim mendapatkan haknya untuk terus mengemban ilmu hingga mampu memenuhi kehidupannya sendiri.
“Program ini juga sangat membantu Pemprov Kalsel dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19,” ucap Adi
Dalam menanggulangi pandemi, menurut Adi, diperlukan sinergitas dari berbagai elemen masyarakat. Karena itu dengan program Bakti Banua ini, masyarakat yang mampu secara ekonomi meniru apa yang dilakukan Baznas Kalsel. (oie/foto: ist)