BANJARMASIN, banuapost.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Diskominfotik menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kesiapan Layanan Panggilan Darurat Call Center 112, di Ruang Rapat Baiman 2, Balaikota setempat
FGD itu dipimpin Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, didampingi Kepala Diskominfotik, Windiasti Kartika. Turut hadir Direktorat Pengembangan Pitalebar Kementerian Kominfo RI, Indra Siswoyo serta jajaran terkait.
Kadiskominfotik Banjarmasin menjelaskan, dalam rapat tersebut Layanan Panggilan Darurat Call Center 112 di Kota Banjarmasin rencananya akan berjalan di awal tahun 2024.
“Dengan adanya layanan Call Center 112 yang merupakan layanan kedaruratan, diharapkan bisa membantu masyarakat Kota Banjarmasin,” ujar Windi, Rabu (6/12) kemarin
Ia menambahkan, apabila layanan tersebut sudah mulai diberlakukan di Kota Banjarmasin, maka masyarakat yang akan melaporkan bisa langsung menghubungi 112 di handphone masing masing.
“Dan semua provider penyedia layanan telekomunikasi yang ada di Kota banjarmasin, jadi apabila menggunakan ke 112 itu tanpa biaya yaitu gratis,” jelasnya.
Ia mengatakan, layanan Call Center 112 tersebut di fasilitasi Kementrian Kominfo RI, yang merupakan program Nasional dari kementerian kurang lebih 126 kabupaten/kota di Indonesia.
“Semoga layanan ini bisa segera kita launching sebelum agenda Nataru di 2023. Perkiraan tanggal 20an Desember nanti sudah kita launching di Kota Banjarmasin,” tandasnya. (ril/foto: ist)