TANJUNG, banuapost.co.id– Mendukung program ketahanan pangan daerah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, Bank Kalsel menjalin sinergi dengan pemerintah.
Salah satu komitmen mendukung program itu, Bank Kalsel gelar panen padi IF16 di Desa Nalui, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, pekan lalu.
Panen raya ini merupakan rangkaian acara dari Gathering Bank Kalsel bersama petani di Kecamatan Jaro. Panen dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani; Ketua DPRD Mustafa; Ketua Komisi II DPRD Sumiati, Dirut Bank Kalsel, Agus Syabarrudin dan Ketua TP PKK Hj Syarifah Syifa Anang Syakhfiani serta Camat Jaro, Suwandi.
Turut hadir, Cecep Sadikin, selaku praktisi pertanian dan pembina petani di Desa Nalui, Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Tanjung, Akhmad Riadi, dan Kepala Desa Nalui.
Panen padi IF16 merupakan wujud dukungan Bank Kalsel dalam meningkatkan kualitas padi di wilayah Kabupaten Tabalong. Berkolaborasi dengan Cecep Sadikin, Bank Kalsel mengupayakan pengadaan bibit varietas padi unggul IF16.
Penggunaan bibit IF16 dalam satu hektare, dapat menghasilkan 18 ton gabah, pencapaian yang luar biasa. Terlebih lagi dengan pengolahan tanah yang baik, tentu akan lebih memaksimalkan lahan di Kecamatan Jaro.
“Dengan potensi tersebut, tentu Kabupaten Tabalong dapat menjadi lumbung padi berskala daerah maupun nasional,” ujar Dirut Bank Kalsel, Agus Syabarrudin.
Seperti diketahui, lanjut Agus, Kecamatan Jaro juga berbatasan langsung dengan Ibu Kota Indonesia yang baru. Kondisi ini akan membuat Kecamatan Jaro menjadi penyangga kebutuhan pangan di wilayah tersebut.
Karena untuk mewujudkan itulah, menurut Agus, Bank Kalsel mendukung secara penuh program ketahanan pangan milik pemerintah pusat maupun Pemprov Kalsel.
“Panen raya padi IF16 ini, merupakan wujud dari komitmen dukungan tersebut,” tandas Agus. (yb/foto: ist)