JAKARKA, banuapost.co.id– Kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan, baik sebelum maupun maupun sesudah vaksinasi Covid-19 yang saat ini tengah dipersiapkan, harus tetap terjaga. Bahkan harus ditingkatkan.
Demikian dikemukakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo beserta sejumlah jajaran terkait, Senin (4/1).
“Ke depan walaupun kita telah mempersiapkan vaksinasi, namun tetap sebelum dan sesudah itu dibutuhkan peningkatan disiplin. Jadi pemerintah akan terus mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, juga tetap menghindari kerumunan,” ujarnya di dampingi Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, di Kantor Presiden, Jakarta.
Dalam waktu dua minggu ke depan, pemerintah juga akan memantau dan mengevaluasi kondisi kasus aktif di tengah masyarakat selepas masa libur natal dan tahun baru. Pemantauan akan diikuti dengan peningkatan disiplin di berbagai tempat, baik itu di tempat kerja, maupun di pusat kegiatan ekonomi.
Menurut Airlangga, Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas menegaskan, kedisiplinan masyarakat dan vaksinasi harus berjalan beriringan.
Vaksinasi yang ditargetkan untuk kurang lebih 182 juta penduduk Indonesia, memerlukan waktu. Sehingga seluruh pihak tidak boleh lengah terhadap penyebaran virus corona penyebab Covid-19.
“Meski ada vaksinasi, disiplin tetap diperlukan. Karena Covid-19 ini masih ada di global. Jadi pandemi global ini belum berakhir,” tandasnya. (yb/*/foto: setpres)