RANTAU, banuapost.co.id– Jamur tiram atau dalam bahasa banjar disebut kulat, sayur sekaligus obat dengan berbagai manfaat, dibudidayakan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXIII Kodim 1010/Rantau.
Jenis sayuran dengan berbagai manfaat, di antaranya mencegah kanker, mencegah penyakit jantung, radikal bebas, menurunkan tekanan darah dan mencegah diabetes inilah yang menjadi pertimbangan istri prajurit TNI-AD membudidayakannya.
“Karena jamur adalah salah satu sumber makanan yang kaya manfaat bagi kesehatan kita. Selain rasa yang enak, juga masih susah dicari di pasaran. Sehingga kami tertarik untuk mencoba budidaya jamur ditempat kami,” jelas Ketua Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 1010/Rantau, dr Wahyu Ningsih, saat di lokasi Rumah Jamur Kodim 1010/Rantau, Selasa (2/2).
Awalnya, lanjut dr Wahyu Ningsih, hanya untuk konsumsi keluarga di lingkungan Makodim1010/Rantau. Lambat laun, banyak konsumen yang datang untuk membelinya.
“Bahkan sering kali permintaan pasar melebihi hasil panen kami, dikarenakan rumah jamur masih kecil. Sehingga hasil panen belum banyak,” imbuhnya.
Untuk saat ini, sambung pendamping hidup Dandim 1010/Rantau, Letkol Inf Andi Sinrang, panen per harinya diperkirakan 4-6 kg akibat pertumbuhan jamur yang tidak merata.
Rencananya, budidaya jamur ini akan terus dikembangkan dengan lebih memperluas rumah jamurnya, berikut dengan penambahan bibitnya.
Budidaya jamur tiram ini, sudah diolah penganan, seperti jamur cryspy, nugget jamur, dan lain-lain kreasi ibu-ibu Persit Kodim 1010/Rantau.
“Alhamdulillah, sudah ada kreasi dari pengurus maupun anggota Persit, berupa makanan berbahan dasar jamur, di antaranyab jamur cryspy, nugget dan lain-lain,” tandas dr Wahyu Ningsih. (ril/foto: ist)