BARABAI, banuapost.co.id– Luapan Sungai Barabai yang menggenang di sejumlah ruas jalan, termasuk pemukiman di bantaran, menyebabkan warganya diingatkan untuk waspada, tetapi jangan sampai panik. Kenaikan air disebabkan hujan yang terjadi dari malam hingga pagi dengan instensitas sedang.
“Karena itu warga diminta tetap waspada, tetapi jangan sampai panik,” ujar Danramil 1002-06/Barabai, Kapten Inf Rudi Hartono, Jumat (19/11), saat meninjau langsung kondisi.
Menurut Rudi, per pukul 10:30 Wita ketinggian air di Asrama Komplek Beringin Kodim 1002/HST, 30 centimeter dan ada yang sudah masuk ke dalam rumah.
“Selanjutnya di samping kediaman Bupati HST, kenaikan debet air sungai kurang lebih 1,5 meter dari batas normal. Sehingga merendam jalan kurang lebih 15 centimeter.” jelasnya.
Untuk Desa Benawa Tengah, lanjut Rudi, kenaikan air 10 centimeter, Desa Mandingin 15 centimeter, Pasar Murakata 10-15 centimer dan untuk Munti Raya, Kampung Kadi, sekitar 30 centimeter.
Sementara Dandim 1002/HST, Letkol Inf Muh Ishak HB, memerintahkan seluruh babinsa memantau wilayah binaan masing-masing, terkait perkembangan situasi dan kondisi di lapangan.
“Lakukan koordinasi dengan BPBD HST dan instansi terkait, dalam pelaksanaan tugas. Sehingga sinergitas tetap terjaga dalam menghadapi kemungkinan bencana yang ditimbulkan akibat meluapnya Sungai Barabai,” tegasnya. (ril/foto: pendim)